Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sweet Dreams

Sweet Dreams

Semua itu membuatnya terengah-engah, tapi tak sedetik pun Nina berpikir untuk menghentikan tariannya. Dua jam lebih, Nina menyetel musik untuk terputar secara otomatis. Setiap lagu berganti maka tarian pun akan ikut berganti. Napas Nina terputus-putus pada lagu terakhirnya. Nina menjatuhkan tubuhnya ke atas lantai yang dingin. Menatap sejenak bayangannya pada cermin. Nina terpekik keras.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai lullaby of the dawn
Baca
+Pustaka
Dada Malam, Nafas Pagi

Dada Malam, Nafas Pagi

Apartemen di Unit 23B selalu sunyi, bukan sunyi yang damai, tapi sunyi yang mengancam—seperti museum yang terlupakan waktu dan manusia. Di sana, hanya suara jam dinding yang berdetak monoton, ritme yang membelah sunyi di keheningan jam dua dini hari. Listrik berdengung pelan dari balik kulkas tua yang nyaris tak pernah berhenti bekerja. Lampu jalan di luar jendela memantulkan cahaya temaram, menciptakan bayangan samar menari di dinding.
10961 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai lullaby of the dawn
Baca
+Pustaka
Dark Life

Dark Life

Aixlon dan bangsawan lainnya yang masih berada di sana, diperintahkan untuk segera kembali ke ibu kota, karena ada masalah yang harus mereka diskusikan. Mentari kembali menyembunyikan dirinya, rembulan mulai menampakkan wujudnya, menandakan datangnya waktu malam. Saat Serkey hendak menaiki kudanya, seorang anak laki-laki mendatanginya. Dengan napas tersengal-sengal. “Bo-boleh a-aku ikut, Paman?” tanyanya pada Serkey. Aixlon melihat kejadian tersebut, ia segera menghampiri mereka.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai lullaby of the dawn
Baca
+Pustaka
Langkah Dewi : Warisan Rahasia

Langkah Dewi : Warisan Rahasia

Suara kecil muncul di telinga Tidore dari alat komunikasi yang belum aktif: “Tidore… ini Dewi. Jangan biarkan mereka memonopoli cahaya. Aku hanya membuka gerbang pertama.” Tidore membeku. Alat itu padam kembali. Di langit, sekilas aurora biru melintas, membentuk simbol mata dan kalimat samar: “Zero Dawn Begins.”
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai lullaby of the dawn
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status