Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sweet Dreams

Sweet Dreams

Ini melebihi kebiasaan tidurnya di malam hari yang hanya berdurasi paling lama 3 jam. Gea kembali ke tulisan tangan itu. 'Aku pergi! Maaf, tidak sempat memberitahumu. Aku tidak tega membangunkan nyenyaknya tidurmu.' "Ah, ini memalukan sekali. Bagaimana bisa aku tertidur lama," keluh Gea kesal. 'Ada hadiah untukmu, jika rindu segera hubungi aku.' Di baris terakhir paling bawah bertuliskan, 'Suami tercinta, Rayyan.'
9.889.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai dusk and dawn
Baca
+Pustaka
Dream On

Dream On

Edo memejamkan matanya, saat membuka matanya dia sudah berada di sebuah tempat yang sangat damai, langitnya berwarna biru gelap seperti fajar dan ada sebuah pohon yang sangat besar di batas cakrawala. Edo sadar dia sudah berada di dunia lain atau dalam bahasa wibu disebut isekai dan dalam bahasa lokal disebut alam akhirat. Ada banyak orang di sana, mereka semuanya adalah roh orang-orang yang sudah meninggal seperti Edo. “Cepat sekali kamu ke sini?” suara seorang perempuan mengejutkannya, “kamu sudah besar sekarang,” lanjutnya sambil tersenyum ramah.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai dusk and dawn
Baca
+Pustaka
Beautiful Darkness

Beautiful Darkness

Kilas Balik 10 Tahun yang Lalu “Mau pesan apa, Pumpkin?” Eleanore membolak-balik buku menu makanan dengan malas. Di depannya kini tengah duduk dengan tenang; Tora yang hari ini datang dengan menggunakan kaus hitam polos yang dipadu padankan dengan blazer berwarna biru muda dan celana bahan hitam yang terlihat sangat pas di tubuhnya. Tora sesekali melemparkan senyumnya ke arah Ele yang mana diacuhkan karena Ele agaknya sedang kesal padanya.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai dusk and dawn
Baca
+Pustaka
DAISY

DAISY

Ia memang sengaja ingin mengajak Daisy untuk menikmati hari santai di rumah pesisir pantai ini. Daisy berbalik, menatap sang suami yang berjalan mendekat. Tanpa ragu memeluk Arthur karena angin yang cukup kencang menerpa, ini sudah hampir malam, mereka melihat sunset bersama yang terlihat begitu jelas di rumah Papa. "Arthur ...." Arthur mengurai pelukan mereka ketika mendengar seseorang memanggil. Ia mendekat dan memeluk seorang lelaki separuh baya dengan tongkat di tangannya.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai dusk and dawn
Baca
+Pustaka
Under His Darkness

Under His Darkness

Ada isyarat singkat bermuatan perintah bisu agar Andy tak usah bicara dan hanya perlu mengikutinya. Beach club itu hidup dengan cara yang berbeda saat menjelang senja. Cahaya oranye menetes pelan ke permukaan kolam, menyilaukan gelas-gelas koktail yang berderet di atas meja. Musik deep house berdenyut rendah, cukup untuk menggetarkan dada tanpa menenggelamkan percakapan. Aroma garam laut bercampur dengan parfum mahal dan asap rokok tipis yang melayang di udara. Turis dengan kulit kemerahan berbaring di sunbed, beberapa larut dalam tawa riang, sementara yang lain sibuk berpose untuk kamera. Dari kejauhan, ombak Canggu dengan konstan terus memukul garis pantai. Latar yang indah dan memukau, me
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai dusk and dawn
Baca
+Pustaka
Destiny's Dance

Destiny's Dance

Ia terdiam sejenak, seperti pernah melihat wajah lelaki asing di depannya. Ankaa menggaruk kening dan mencoba mengingat. "Oh! Ya, kau yang mengusir anak-anak nakal itu." "Tentu saja. Nah, untukmu, mungkin bisa membuatmu terlihat lebih oke," ujar Dion memberikan ikat rambut. Ankaa berdiri dan menerimanya. "Ya, terima kasih." Tiba-tiba lelaki lain keluar dari kamar Barron "Dion, ayo balik," ajaknya.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai dusk and dawn
Baca
+Pustaka
Sweet Dreams

Sweet Dreams

Dan, kini dia sudah tumbuh lebih dewasa sebab sudah berumur Dua Puluh Enam tahun. “Akhirnya kamu berani menginjak rumah ini lagi,” sindirnya sembari menghampiri Kafta. Di belakangnya Livia mengikuti, ia menepuk bahu Jonatan untuk memberi peringatan. Jonatan menarik napasnya dalam-dalam, lalu mengembuskannya secara perlahan.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai dusk and dawn
Baca
+Pustaka
The Dark Life

The Dark Life

Rey dan Bram mengalami susah tidur karna mendengar suara jangkrik yang berbunyi keras. “Apa seperti inikah hidup di desa? setiap malam di nyanyikan oleh jangkrik dan sekawannya.” Keluh Rey kepada Bram. “Mungkin saja, aku juga tidak tahu dengan hal itu!” Jawab Bram yang mengalihkan tubuhnya menghadap tembok. “Jangan berisik cepat tidur!!” Teriak Kayla dari depan pintu kamar yang di tempati oleh Bram dan Rey.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai dusk and dawn
Baca
+Pustaka
Dark Life

Dark Life

Ia juga mengirim surat kepada bangsawan lainnya untuk berjaga-jaga jika ada penyerangan kembali. Seharusnya lelaki muda tersebut tidak harus sesibuk ini jika Sang Matahari kerajaan mendengarkan ucapannya. Serkey hanya dapat bergeming di tempatnya kala itu. *** Malam telah sampai pada puncaknya, tetapi sinar rembulan senantiasa redup. Sepertinya semesta juga mengetahui kekacauan yang terjadi di negeri ini. “Hei Aixlon! Mau ke mana kau?” tanya Serkey sembari berlari-lari kecil untuk menyeimbangkan langkahnya dengan Aixlon.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai dusk and dawn
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status