Jurnal Sang Dokter
Benih sempurna itu, indah, dia memiliki dua malaikat tanpa sayap yang menghadirkannya, ayah dan ibu.
Devina tidak tahu lagi harus bagaimana, bingung, tidak mengerti harus berbuat apa, karena itu juga, Devina berada di sini, disebuah tempat yang menjadi tujuan akhir dari keputus asaan.
“Tolong saya, keluarkan ini dari tubuh saya,” ucap Devina lirih.
Devina menghela nafas, dia selesai dengan ceritanya, cerita yang cukup membuat darah berdesir.