Tawanan Sang Mafia
Pintu terbuka, memperlihatkan Ibu Agnes, kepala pelayan Sayap Timur, yang melangkah masuk membawa nampan perak berisi sup hangat, daging panggang, dan teh herbal.
"Tuan Alaric memerintahkan agar Anda menghabiskan seluruh hidangan ini, Nona," ujar Ibu Agnes ramah seraya menata piring di atas meja bundar dekat balkon.
Anastasia mendekat dengan langkah ragu, meremas jemarinya di depan gaun gading yang terbalut rapi.
"Terima kasih, Bu," bisik Anastasia lirih, menundukkan kepalanya dalam-dalam. "Apakah... apakah Tuan Alaric sudah kembali?"