Petaka Menikah Muda
“Malaikat enggak pernah kenal salah, setan juga enggak pernah kenal benar. Sedangkan, kita manusia, terletak di antara keduanya. Mustahil kalau kamu menuntut kesempurnaan pada manusia, tapi kita juga bukan setan yang enggak kenal benar. Makanya, Allah kasih kita peluang buat tobat. Semua terserah kamu, Sina. Setelah hari ini, kamu tahu kesalahan terbesarku adalah menikah denganmu.”
Pria itu melenggang pergi, meninggalkan Sina dengan segenap lara di hatinya. Sekeras apa pun hatinya, memang benar ia tetaplah manusia biasa, yang bisa membedakan mana yang salah dan benar. Hanya saja gengsi yang yang menjulang tinggi, membuatnya enggan untuk mengakui kesalahannya.
Ia selalu ingin melakukan yang t
Bab Populer