Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bodyguard Cantik Sang Billionaire

Bodyguard Cantik Sang Billionaire

"Marlina sudah mati. Kini, hanya ada Kevin, pelindung setia sang miliarder." ​Kabur dari pernikahan paksa ayahnya, seorang bos mafia kejam Marlina menyamar menjadi pria demi bertahan hidup. Ia berhasil menjadi bodyguard pribadi Edward Mahesa, seorang billionaire tampan dan dingin yang ditakuti para mafia. ​Marlina mengira ia aman, hingga ia sadar bahwa sang tuan jauh lebih berbahaya dari ayahnya sendiri. Di bawah satu atap, Marlina harus menjaga rahasianya, nyawa tuannya, dan hatinya yang mulai berkhianat. ​Saat topengnya terlepas, apakah ia akan tetap menjadi pelindung, atau justru menjadi tawanan sang miliarder?
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai meja makan dari kayu
Baca
+Pustaka
TEROR GADIS RAMBAI

TEROR GADIS RAMBAI

Author D
“Rud, Coba deh kamu perhatikan. Itu apa?” Tanya Soni. Rudi pun langsung melihat kearah pandangan Soni. " Alah, paling juga itu kayu. Memangnya apalagi?" Jawab Rudi. Soni yang dari tadi penasaran,tidak langsung percaya dengan apa yang di katakan oleh temannya itu. " Tapi,kok itu di kerumuni lalat Rud,kita lihat saja yuk. Aku benar-benar penasaran," ajak Soni lagi. " Aduh,kamu kok malah memusingkan hal yang tidak penting sih Soni!, Harusnya yang kamu pikirin sekarang itu, bagaimana caranya kita bisa dapat ikan yang banyak tau,’ ucap Rudi kesal dengan tingkah Soni. Tapi,karena rasa penasaran yang cukup kuat. Soni pun terus berjalan ke arah kayu yang di katakan Rudi. Feeling nya mengatakan kalau itu bukanlah kayu, dan semakin dekat dia pun semakin penasaran. Rudi yang dari tadi diam dan tidak mengatakan apapun, akhirnya terpaksa mengikuti Soni,karena dia mulai tertarik dengan apa yang menjadi perhatian temannya itu. Ketika mereka sampai di tempat itu,Soni pun mencoba untuk mengangkat dengan kayu, ketika dia mencoba mendekatkan ke tepi danau, Tiba-tiba saja muncul kepala wanita dari dalam air dan menyeringai ke arah mereka berdua..
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai meja makan dari kayu
Baca
+Pustaka
Wanita yang Kau Hinakan. Season 2.

Wanita yang Kau Hinakan. Season 2.

Kencana Ungu
Percayalah lebih baik makan sambal terasi lauk ikan asin, tapi hidup mandiri dari pada makan ayam goreng K*C namun tinggal dengan mertua abadi.
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai meja makan dari kayu
Baca
+Pustaka
Thai Qu Cing Si Anak Kotoran

Thai Qu Cing Si Anak Kotoran

Thai Qu Cing, orang-orang menganggapnya sebagai anak kotoran, selalu ditindas dan menjadi pesuruh. Seorang anak pungut yang sangat dihinakan itu, tiba-tiba mendapatkan kekuatan besar dari sebuah batang kayu lusuh. Batang kayu tersebut ternyata bukan batang kayu biasa. Benda itu adalah sebuah pusaka tongkat cahaya milik raja siluman kera Sun Ji Gong, yang kabarnya telah tewas 8 tahun yang lalu akibat terkena karma dari serpihan roh Pendekar Agung. Anak itu benar-benar tidak menyangka. Tubuhnya yang katanya kosong, tak memiliki tenaga dalam, dan tak ada tanda-tanda munculnya inti spiritual. Bagaimana bisa dia menampung kekuatan sebesar itu? Sebuah tanda berbentuk matahari di telapak tangannya, tiba-tiba muncul dan bereaksi terhadap benda pusaka tersebut. Mungkinkah tanda itu berkaitan dengan asal usulnya yang misterius? Dengan kekuatan barunya, Thai Qu Cing mencoba mencari tahu tentang jati dirinya menjadi seorang Pendekar Cahaya, tanpa diketahui oleh siapapun. Di sisi lain, dia tetap berpura-pura menjadi anak yang lemah dan terus ditindas oleh orang-orang. Meskipun pada akhirnya, dia juga akan menunjukan bahwa dirinya tidak selemah yang mereka kira.
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai meja makan dari kayu
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
Donat Mblondo
Maaf ya... dua hari ini libur update dulu. karena saya habis melahirkan dan posisi masih di rumah bidan, jadi tidak sempat menulis. Saya usahakan, hari Senin mulai menulis lagi untuk melanjutkan ceritanya. Terima kasih ^^
Nuada Airlangga
tak kasih nama Jawa 'kepong taine sapi',buyut Cili penunggu desa Kemiren,Sunar udara rawatane buyut Cili,kalo nama desa bnyak yg lucu 'tegal campak,tamansuruh,kali bendo,Puthuk petung, Gedangan,siwuran,kedaleman'......
Baca Semua Ulasan
Cinta Telah Padam, Jalan Kita Berpisah

Cinta Telah Padam, Jalan Kita Berpisah

Suamiku selalu memandang rendah diriku hanya karena aku seorang wanita petani. Bahkan, dia tidak sayang pada anak kami. Setelah usia anak kami genap 100 hari, dia baru memeluknya untuk pertama kalinya. Lalu, kekasih pertamanya kembali ke Kota Jenang. Pria yang selama ini bersikap dingin itu pun, untuk pertama kalinya tersenyum di meja makan dan bahkan menyuapi anakku. Semalaman, anakku tampak sangat bahagia. Sebelum tidur, dia bertanya dengan suara lembut. "Ibu, apakah paman sedikit menyukaiku?" Aku memeluknya erat-erat. Mataku berkaca-kaca dan aku menggeleng pelan, berkata. "Bukan, tetapi kekasih paman telah kembali. Jadi kita harus pergi."
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai meja makan dari kayu
Baca
+Pustaka
Hampir Dijebak Teman

Hampir Dijebak Teman

"Paman, aku gatal sekali. Ayah sedang keluar, tolong garukkan pakai sumpit." Di meja makan itu, putri temanku tampaknya terlalu banyak menyantap tiram. Akibat gejolak hormon yang tidak stabil, gairahnya melonjak drastis. Dia mengenakan rok mini, kedua tungkai kakinya yang mulus terbuka ke arahku, memamerkan celana dalam putih yang menggoda. Sudah bertahun-tahun aku hidup tanpa wanita. Begitu melihat area sensitif gadis muda itu yang sedikit mencekung, darahku langsung berdesir hebat. Aku membuka resleting celana, mengeluarkan milikku, lalu menggoyangkannya di hadapannya. "Apa enaknya pakai sumpit? Pakai punyaku saja untuk menggaruknya."
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai meja makan dari kayu
Baca
+Pustaka
Angga & Ana

Angga & Ana

Demina07
Bagaimana jika dua orang yang tidak saling mengenal harus terjebak dalam pernikahan. Dengan di atur oleh oleh kedua keluarga akankah mereka sanggup untuk menolak. “Besok kalian akan menikah, makanya kami sepakat untuk mempertemukan kalian terlebih dulu,” ucapan Indira tersebut sontak membuat Angga dan Ana terkejut. Angga menajamkan matanya kemudian menatap Ana yang juga menatapnya tak kalah sengit. Ana “Ma yang bener dong aku mau dinikahin besok,” kataku terus mengikuti kemana Mamanya berberes. “Beneran sayang, yang bilang bohongan siapa si,” balas Mama tanpa menatap kearahku. Kemudian aku beranjak mendudukan diri dikursi meja makan, menahan kesal. Masih menghunus pandangan kearah mama yang tengah memasak makan malam. Angga “Ma, Angga nggak mau ya nikah sama tuh bocah,” kataku setelah sampai diruang tamu kediaman keluargaku. “Siapa yang kamu panggil bocah?” Tanya Indira. “Dia bentar lagi lulus kok,” seraya meletakan segelas kopi dimeja . “Lihat kan anaknya lucu gitu Mama suka banget,” Katanya lagi dengan mata berbinar. Bagaimana kelanjutan kisah Angga dan Ana. Simak ceritanya.
8.76.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246 kali sebagai meja makan dari kayu
Baca
+Pustaka
Pelukan Hangat Musuh Keluarga

Pelukan Hangat Musuh Keluarga

Alisia melarikan diri dari rumah karena menolak untuk menikah dengan musuh keluarganya yang terkenal kejam. Disaat pelarian, tanpa sengaja dia berakhir dalam pelukan Reed Kensington. Lelaki yang tak lain adalah calon suaminya sendiri. Pernikahan mereka pun tak bisa dihindari lagi. Alisia pasrah dengan apapun yang akan dilakukan oleh suami dan keluarga Kensington terhadap dirinya. Karena kebencian antara dua keluarga pasti tidak akan berakhir hanya karena pernikahan semata. "Kenapa kamu bersikap baik dan memperlakukan aku sebagai seorang istri?" "Lalu kamu mau diperlakukan seperti apa? Tawananku?"
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai meja makan dari kayu
Baca
+Pustaka
KAIN PENGLARIS

KAIN PENGLARIS

Di sebuah desa yang tenang namun menyimpan banyak rahasia, berdirilah sebuah warung makan sederhana bernama Warung Bu Rini. Tak ada yang istimewa dari tempat itu—kecuali satu hal: warung itu tak pernah sepi pembeli, bahkan di hari-hari paling sunyi sekalipun. Orang-orang hanya bisa menebak-nebak, hingga suatu malam, seorang gadis muda bernama Diah datang bekerja di sana. Sejak hari pertamanya, ia sudah merasa ada sesuatu yang tidak beres. Bau anyir menyengat muncul setiap kali Bu Rini menutup warung. Dari dapur belakang, ia sering mendengar suara bisikan yang memanggil namanya dengan lembut… lalu berubah menjadi tawa mengerikan. Sampai akhirnya Diah menemukan selembar kain lusuh di dalam toples kaca yang disembunyikan di bawah meja altar kecil. Kain itu basah oleh darah yang tak kering, dan setiap kali disentuh, tubuh Diah gemetar ketakutan. Sejak malam itu, mimpi-mimpi buruk mulai datang. Bayangan perempuan berambut panjang dengan kain merah menutupi wajahnya selalu mengikuti ke mana pun Diah pergi. Dan satu demi satu, orang di sekitar warung mulai mati dengan cara yang mengerikan. Apakah benar warung itu mendapat keberkahan dari “penglaris”? Atau sebenarnya, ada perjanjian lama yang menuntut darah sebagai bayaran? “Kain Penglaris” adalah kisah tentang keserakahan, kutukan, dan dosa yang diwariskan dari satu generasi ke generasi lain—karena tidak ada rezeki yang datang tanpa harga.
6485 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai meja makan dari kayu
Baca
+Pustaka
Setelah Dua Kali Dikhianati, Aku Dinikahi Sang Penguasa

Setelah Dua Kali Dikhianati, Aku Dinikahi Sang Penguasa

Di meja makan, salah satu sahabat suamiku tiba-tiba berbicara dalam Bahasa Italia. “Tiga tahun lalu, demi membantu Liora mendapatkan surat damai dari Amara, kamu menikahi Amara dengan pesta yang megah. Selama ini aku melihat sendiri, Amara makin lama makin peduli padamu. Tapi kamu masih saja terus membohonginya. Jelas-jelas itu pil KB, tapi kamu bilang obat depresi. Kamu nggak takut, kalau suatu hari dia tahu kebenarannya… hatinya akan hancur?” Suamiku tersenyum pahit, wajahnya dipenuhi kerumitan. “Seorang anak yang nggak diharapkan, nggak perlu lahir ke dunia. Soal Amara… selama dia nggak mengganggu kebahagiaan Liora, aku akan menepati janjiku, melindunginya seumur hidupku.” Tak ada yang tahu, demi bisa mengikuti langkah suamiku, aku sudah menguasai Bahasa Italia sejak lama. Aku berdiri di ambang ruang tamu. Bekas ciuman masih membekas di leherku. Tanganku menggenggam obat yang katanya “obat depresi”, padahal… Tubuhku membeku. Jadi… semua rasa yang suamiku tunjukkan padaku hanyalah kebohongan semata. Yang kukira sebagai penyelamatan, rupanya hanya tipu daya yang direncanakan dengan rapi. Kalau begitu, aku memilih untuk merelakan mereka semua.
19.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 714 kali sebagai meja makan dari kayu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
3839404142
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status