Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pendekar Pewaris Kekuatan Iblis Neraka

Pendekar Pewaris Kekuatan Iblis Neraka

jawab Li Ning. Wang Lian terdiam, dia memandang Li Ning dengan tatapan tajam, namun seketika nyalinya langsung menciut saat Li Ning menatapnya balik dengan tak kalah tajamnya. Dadanya kembali terasa sesak, Li Ning kembali menghinanya.
8.251.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai melihat lihat
Baca
+Pustaka
Behind The Close Door

Behind The Close Door

"Kang...akang..." Fandi menatap malas kearah pintu dimana suara Lita terdengar sangat jelas, membuka mata dan memberikan tatapan tajam. Lita masuk dengan mengusap mata dan wajahnya kasar, Fandi menyipitkan mata dengan alis terangkat melihat sikap Lita. "Kang, tahu apa yang aku lihat?" Fandi menggelengkan kepalanya "Akang...nggak asyik."
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai melihat lihat
Baca
+Pustaka
MEZZALUNA [Indonesia]

MEZZALUNA [Indonesia]

lirih Malia. Gadis itu kembali menatap manik legam Loui lamat-lamat. Dengan gerakan patah-patah, bola matanya bergerak ke segala arah –memperhatikan seluruh aspek yang ada pada wajah tampan sulung Argent. Lima detik kemudian, Loui menggeleng penuh peneguhan. Ia membaca apa yang ada dalam pikiran Malia saat itu.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai melihat lihat
Baca
+Pustaka
Mual! Wajahku Merona Dimanjakan Bos yang Agresif

Mual! Wajahku Merona Dimanjakan Bos yang Agresif

Yohan melihatnya sekilas dan merasakan kesan itu begitu jelas hingga seolah bertahan selamanya. "Bagaimana?" Liana duduk tegak dengan tangan disangga dan membungkuk untuk melihat ponselnya, "Apa ada sinyal?" Kebetulan Yohan mengangkat kepalanya saat dia mendengar kata-kata itu, dan dahi mereka saling menempel.
9.6664.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26.6K kali sebagai melihat lihat
Tampilkan Ulasan (167)
Baca
+Pustaka
Kasmah Rahman
960 chapters harap chapters tidak bertambah, capek nunggu cerita lanjutnya....saya dah baca sampai bab 511, ank Liana belum di temui Yohan sdh bole melihat tapi masih pura² buta di depan Liana, hope happy ending Liana & Yohan hidup bahagia bersama ank mereka
La Luna
dari 960 bab tsb, gelang Liana yg ditemukan Yohan saat perkemahan itu dibahas dan terungkap bhw gelang itu gelang Liana? kan awalnya Liana nggak ngaku itu gelangnya dia dan berniat mencuri gelang tsb yg disimpan Yohan di laci kerjanya.
Baca Semua Ulasan
Pelampiasan

Pelampiasan

Katanya. Tak ada kalimat keluar dari bibir Linda selain sebuah anggukan pelan, itu pun Nelvan tidak melihat jika Linda mengangguk karena fokus pada layar tab nya. Linda melihat ke kanan dan ke kiri berharap bisa menemukan Hans satu pesawat dengannya tapi tidak terlihat keberadaan asisten Nelvan itu ada di mana.
9.7303.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.7K kali sebagai melihat lihat
Baca
+Pustaka
Wanita Yang Menundukkan Pandangannya

Wanita Yang Menundukkan Pandangannya

tebak Agus yang tepat sasaran. Andhika menatap Agus dengan pandangan seakan bertanya, apa terlihat begitu jelas. "Kelihatan jelas sekali kalau kamu lagi jatuh cinta! Senyum-senyum sendiri sambil melamun. Dan tatapanmu tadi pas aku tanya, sudah menjawab semuanya," ucap Agus lagi. "Memangnya terlihat sejelas itu ya?" Andhika menggaruk kepalanya asal.
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai melihat lihat
Baca
+Pustaka
𝙶𝙰𝙳𝙸𝚂 16 𝙼

𝙶𝙰𝙳𝙸𝚂 16 𝙼

tanya Lili tiba-tiba, seolah-olah wanita itu tau apa yang Ali pikirkan. Pandangan mata Ali menatap wajah Lili dari samping. Tetap saja, tak ada perubahan sama sekali. Hanya saja rahang Lili terlihat lebih tegas dan di tambah polesan make up yang begitu tebal. Beda sekali dengan Lili yang ia kenal. "Fokus saja pada apa yang kamu lihat!" sahut Ali. "Om Ali juga harusnya fokus sama pistol yang Om bawa. Jangan sampe fokus Om Ali terbelah karena nyatanya Om Ali lebih tertarik memperhatikan buruan Om Ali."
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai melihat lihat
Baca
+Pustaka
PENDIRI ILMU HITAM

PENDIRI ILMU HITAM

Li Xian berkata, "Cuma perumpamaan. Baiklah, aku akui, aku tidak pernah tinggal di toilet, tidak tahu bisa makan di sana atau tidak, hanya asal bicara. Tapi yang di luar ini, kalian harus mencoba. Tidak hanya melihat, tapi lihat dengan teliti, perhatikan detailnya, dalam waktu singkat cari kelemahannya. Tetap tenang, cari peluang menyerang. Sudah, aku bicara banyak, kalian mengerti tidak? Tidak banyak yang punya kesempatan mendengar bimbinganku, hargai ini. Jangan mundur, semua antri, satu per satu lihat." "Benar-benar harus melihat?" Li Xian menjawab, "Tentu saja, aku tidak pernah bercanda atau mengerjai orang. Mulai dari Gu Lan. Zhou Ling dan Zhang Ji sudah lihat." Gu Lan berkata, "Ah? Aku
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai melihat lihat
Baca
+Pustaka
BE WITH YOU

BE WITH YOU

Hebat. Tunggu, kenapa dia tiba-tiba melihat ke arahku di saat seperti ini? Apa dia tahu kalau sejak tadi aku memperhatikannya? Damn! Tatapannya membuatku sedikit grogi dan perlahan dia melangkahkan kakinya ke arahku. Apa dia tidak suka aku lihat seperti itu? Sial! Sudah telat untuk pura-pura tidak melihatnya karena pandangan kami sudah bertemu. “Koh thot kha.”
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai melihat lihat
Baca
+Pustaka
Aduh Tak Tahan, Prof!

Aduh Tak Tahan, Prof!

Hanna langsung bangun dan duduk tegak. Matanya menatap Liam tanpa berkedip. Tidak ada teriakan. Tidak ada refleks mundur. Hanya diam yang terlalu kaku untuk disebut tenang. Butuh beberapa detik sampai otaknya menyusul apa yang dilihat matanya. Liam tidak bergerak. Ia membiarkan jarak itu ada—cukup dekat untuk terlihat jelas, cukup jauh untuk tidak memaksa kenyataan.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai melihat lihat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status