Artemis Hunter
Itu wajar karena kejadian beberapa hari yang lalu.
Aku menutup kelambu. Kopiku terasa hambar di tangan, membuatku tidak berniat menghabiskannya lagi. Di meja, foto-foto korban berserakan. Kulit-kulit yang terbakar, melempuh, bernanah, dan berkerut mengerikan. Wajahnya hampir tak bisa dikenali, padahal di sebelahnya, aku meletakkan foto gadis cantik yang tersenyum senang. Matanya bersinar senang, rambutnya yang pirang seperti karamel berkibar karena angin, dan ditangannya ada pom-pom.
Clarissa Jensky.
Bab Populer