ANNOYING NEIGHBOR
Dengan jemari berkeringat dingin, aku mengarahkan kamera ponselku ke bawah, mengambil foto bagian intimku yang terbalut satin tipis, lalu mengirimkannya.
"Aku mau kamu bayangin Aku lagi memelukmu sekarang, menyentuhmu... Mendesahlah buatku, sayang," balasnya, kalimatnya semakin panas, menyulut gairah liar yang belum pernah kurasakan sebelumnya.