Karma Sang Penggoda
Baju pengantin yang kemarin terpakai kini kembali melekat ditubuhku, perias yang meriasku kemarin pun aku undang kembali.
"Bismillah ya Non, semoga kali ini diberi kelancaran." ucap Bik Inah dengan mata yang sudah mengembun. Kedua telapak tanganku mengusap wajah, mengaminkan ucapannya.
Setelah penghulu datang, Yasir pun mendatangi ruanganku. Kemeja putih dengan jas dan celana hitam, membalut tubuh kekarnya. Membuat calon suamiku semakin gagah. Meski terlihat pucat, aura ke tampanannya tidak berkurang sedikit pun, malah semakin terlihat mempesona dimataku.
Hot Chapters