Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
The First Snow (Bahasa Malaysia)

The First Snow (Bahasa Malaysia)

Lucyana
Amsyar Munirah, seorang gadis remaja yang masih menuntut di sekolah tinggi sama seperti remaja lain. Sikapnya yang lasak dan seakan-akan lelaki menyebabkan semua orang menyangka dirinya benar-benar seorang lelaki. Akhirnya, dia mengambil keputusan untuk menyembunyikan identiti perempuannya. Sehinggalah muncul seorang lelaki yang secara tidak sengaja mengetahui dia adalah seorang perempuan. Kasyaf Safwan, seorang lelaki yang tiba-tiba muncul dalam kehidupan Amsyar Munirah. Merupakan pelajar pertukaran dari Malaysia ke Korea Selatan. Kemunculannya sering kali membawa masalah dalam kehidupan Amsyar Munirah yang pada awalnya dia sangkakan adalah seorang lelaki. "Boleh tak, kau jangan masuk campur hal aku? Rimaslah!" - KASYAF SAFWAN. "Masalahnya, kau yang suka tarik aku dalam masalah kau! Banyak mulut pula!" - AMSYAR MUNIRAH Dalam waktu yang sama, terdapat sekumpulan pelajar lelaki yang dianggotai 7 orang pelajar berpengaruh di sekolah tersebut telah mengetahui identiti sebenar Amsyar Munirah secara tidak sengaja. Tetapi, dua daripada anggota kumpulan itu mempunyai kesengalan yang agak luar biasa. "Ni semua salah kau, kalau kau tak tekan suis tu tadi. Tak adanya dia pengsan!" - PARK JAEBUM "Tak sengajalah, nak buat apa ni?" - PARK JINYOUNG Apakah yang berlaku sebenarnya? Adakah identiti Amsyar Munirah akan diketahui ramai? Semuanya dalam The First Snow!
104.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Nursindahliana
Rifqah Dzakiyyah Tsurayya' Zahirah atau yang biasa dipanggil Riri, dijodohkan dengan Haikal Leonard Perdana yang merupakan anak dari sahabat ayahnya, yang ternyata telah memiliki kekasih. Meski awalnya menolak untuk dijodohkan, namun akhirnya Riri pasrah dan menerima perjodohan agar membuat orang tuanya bahagia. Walaupun ia tahu, bahwa Haikal terlihat sekali tidak menyukainya. "Akhirnya lo bangun juga. Lama banget lo bangunnya? Gue nungguin lo dari tadi. Karena sekarang lo udah bangun, jawab pertanyaan gue. Anak siapa yang ada dalam kandungan lo itu? Gue nggak pernah nyentuh lo, jadi nggak mungkin itu anak gue. Sebenarnya anak siapa itu?" cerca Haikal sinis. "Jaga mulut kamu, ya, Mas! Aku nggak berhubungan sama siapa pun. Mas pikir Mas siapa? Sampe Mas bebas ngehina aku sesuka hati Mas. Mas pikir siapa yang ngelakuin semua ini? Ini perbuatanmu, Mas! Mas udah memperkosa aku waktu Mas mabuk berat malam itu. Mas yang udah ngehancurin masa depanku. Sekarang aku hamil karena perbuatan Mas, tapi dengan teganya Mas ngefitnah aku? Aku benci sama kamu! Pergi dari sini! Aku nggak mau liat muka kamu lagi. Aku benci! Pergi ...!" Riri menangis dan berteriak histeris mengusir Haikal dengan melemparkan barang-barang yang dapat digapainya.
Romansa
109.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Katakan Saja Ini Takdir

Katakan Saja Ini Takdir

odipee
"Waah, hadiah di pertemuan pertama dengan satu tamparan, bukankah ini keterlaluan," racau Vee. "Harusnya kau menciumku, atau bagaimana kalau kita di ranjang saja, bukankah kau ahli untuk urusan seperi itu Nona Rose?" Rose tercekat bagai menelan duri, ditatapnya nanar pria di depannya, ada apa ini, bagaimana pun Rose dapat menyaksikan betapa frustasinya seorang Vee Kanesh Bellamy, disamping perkataan ngawurnya, Rose melihat kedalam kelam matanya yang terlihat menyimpan beribu kegelisahan, Rose sangat mengenal Vee, namun perkataan yang baru saja diterimanya sangat menyakitkan. Rose ingin menimpali, namun Vee lebih mendahului. "Aku dengar kau kembali dengan putrimu, aah apakah itu hasil pegulatanmu yang menjijikkan dengan si Jeffry, atau kah dengan pria lain diluar sana?" Lagi, Rose merasakan panas di telapak tangannya yang baru saja hinggap di pipi tirus si pria, ia tidak pernah membayangkan sedikitpun kata-kata bak belati yang perih saat menyayat seluruh tubuhnya itu keluar dari mulut orang yang paling dicintainya namun, detik ini juga, orang itu adalah orang yang paling di bencinya. "Jangan bicara lebih atau kau akan menyesal di setiap ucapanmu, dan saat itu terjadi, aku pastikan kau tidak akan mendapatkan apa-apa walau kau mencoba sujud sekalipun," ucap Rose dingin menatap sengit pria yang masih menampilkan tingkah angkuhnya.
Romansa
1018.7K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Luka Yang Kutinggalkan

Luka Yang Kutinggalkan

Dengan kursi roda, aku memasuki aula pesta ulang tahunku yang diadakan oleh Willy. Aula yang tadinya ramai itu langsung hening seketika saat melihatku. Orang-orang yang datang ke sini masing-masing punya tujuan sendiri dan jelas bukan untuk merayakan ulang tahunku. “Itu si Joice, tunangan cacatnya Pak Willy?” “Iya, tapi sebenarnya Pak Willy itu cintanya sama Nona Anna. Barusan aku lihat mereka ciuman di pojokan.” Mereka menutupi mulut dengan gelas anggur sambil membicarakanku dengan seenaknya, mengira aku masih sama seperti dulu, cacat dan tuli. Namun, yang mereka tidak tahu, pendengaranku sudah pulih minggu lalu. Jadi, semua hinaan mereka sudah bisa kudengar jelas sekarang. Dan tunanganku, Willy hanya berdiri di samping tanpa menghentikan omongan mereka. Sepertinya dia lupa, aku jadi seperti ini karena menyelamatkannya. Saat kecelakaan itu, akulah yang mendorongnya menjauh dan aku sendiri tertabrak mobil. Saat aku berhasil diselamatkan, Willy pun bersumpah akan menjagaku seumur hidup. Tapi, hanya waktu tiga tahun saja, dia sudah berubah. Ponselku berdering. “Nona Joice, replika jenazahmu sudah selesai. Mohon balas pesan ini untuk konfirmasi, maka layanan kematian palsu akan langsung aktif. Kami akan mengirimkan jenazah itu ke pernikahanmu dengan Pak Willy dalam lima hari.” Tanpa ragu, aku menekan tombol konfirmasi. Willy, selamat atas pernikahanmu.
Cerita Pendek · Romansa
35.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sentuhan Nakal Adik Iparku

Sentuhan Nakal Adik Iparku

"Setiap kali kamu bilang 'tidak', tubuhmu justru bergetar bilang 'iya'. Jangan bohongi aku, Renxia. Aku bisa rasakan detaknya di kulitmu …" Renxia menggigit bibir bawahnya, suaranya gemetar campuran marah dan terhanyut oleh hembusan napas Andre di telinganya. "Aku … aku nggak boleh … ini salah, Andre … tapi kenapa … kenapa sentuhanmu selalu bikin aku lemah …" Renxia merasakan sentuhan jemari itu di sepanjang lengannya, napas panas lelaki muda itu seakan membakar telinganya. Renxia tidak pernah bermimpi menikah dengan seorang dosen terhormat sekaligus pria dewasa yang terlalu sempurna dan … terlalu sibuk. Pernikahan mereka adalah hasil perjodohan yang dijalani dengan dingin, tanpa gairah, dan tanpa sentuhan. Tapi semua berubah ketika Andre masuk dalam kehidupan rumah tangga mereka. Andre, adik ipar Renxia yang muda, liar, dan tak tahu sopan santun. Lelaki itu masuk ke rumah mereka seperti badai, menantang batas, dan menyentuh luka-luka dalam jiwa Renxia yang bahkan tak pernah diakui keberadaannya. Satu tatapan. Satu sentuhan. Satu kalimat sarkastik dari mulut Andre cukup untuk mengacak-acak seluruh pertahanan Renxia. Saat kesepian makin tajam dan suaminya terus menghilang tanpa kabar, Renxia terjebak dalam permainan berbahaya antara menjadi istri yang setia … atau wanita yang jatuh ke dalam pelukan dosa.
Romansa
1027.8K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Pandu Kesatria Genda Yaksa

Pandu Kesatria Genda Yaksa

CahyaGumilar79
Dengan demikian, Pandu sudah tidak resah lagi. Ia kembali melanjutkan perkelahiannya dengan Andaresta. Tangan kanannya melesat cepat hinggap di wajah Andaresta, pukulan tersebut membuat Andaresta terjatuh dan bermuntahkan darah. Setelah menghujami Andaresta dengan beberapa pukulan keras mengenai wajahnya. Tiba-tiba saja Pandu terjatuh sambil memekik menahan hawa panas di sekujur tubuhnya. Hal tersebut tentu dimanfaatkan oleh Andaresta, ia bangkit dan langsung melesat ke udara meninggalkan tempat tersebut. Karena saat itu, ia pun sudah mengalami luka parah akibat hantaman tenaga dalam yang dilancarkan oleh Pandu. "Tolong aku Paman!" teriak Pandu kesakitan. Dari mulut dan telinganya tampak mengalir darah segar begitu derasnya. Damara pun segera melangkah terpincang-pincang menghampiri Pandu yang sedang kesakitan. Saat itu, ia langsung membantu membangunkan Pandu. "Racun dalam tubuhmu sudah mulai bereaksi," ujar Damara. "Duduklah! Paman akan segera membantu mengeluarkan racun di dalam aliran darahmu!" sambung Damara, kedua tangannya memegangi tubuh Pandu. Tanpa bisa menjawab lagi, tiba-tiba saja tubuh Pandu tergeletak di hadapan Damara. Pemuda itu sudah tak sadarkan diri. Damara bergegas menotok seluruh peredaran darah di tubuh Pandu. Kemudian, ia segera mengeluarkan racun tersebut dengan kekuatan tenaga dalamnya. #Ksatria #pejuang #kerajaan #fantasi #CahyaGumilar79 #pendekar #silat #goodnovel
Fantasi
1022.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Tak Ada Maaf Bagi Pengkhianat

Tak Ada Maaf Bagi Pengkhianat

Kakak London meninggal. Ibunya mengusulkan agar dia memikul dua tanggung jawab keluarga sekaligus, dengan menikahi istri kakaknya yang sedang hamil, Sharon. Namun, permintaan itu ditolak mentah-mentah. "Lillian adalah nyawaku. Aku rela nggak mewarisi posisi ketua mafia. Aku nggak akan pernah mengkhianati istriku!" Aku sangat terharu oleh kesetiaan London. Namun tanpa sengaja, aku mendengar percakapan antara London dan ibunya. "Anak dalam kandungan Sharon jelas-jelas anakmu. Kenapa kamu nggak mau menikahinya?" London mengembuskan asap rokok. Tatapannya jauh ke depan. "Aku sudah berjanji pada Sharon untuk meninggalkan keturunan bagi kakakku. Tapi urusan ini hanya di antara kami. Kalau Lillian sampai tahu, aku pasti tamat!" Ibu London berkata dengan tidak senang, "Kenapa memangnya kalau dia tahu? Dia sendiri nggak bisa melahirkan, masa kita harus membiarkan Keluarga Tahir nggak punya keturunan?" Dengan nada tajam, London menyela, "Kalau Lillian tahu, dia pasti akan meninggalkanku. Aku nggak bisa hidup tanpa dia! Kalau Ibu masih ingin gendong cucu, tutup mulut Ibu!" Aku pergi dengan tubuh gemetar. Darah di sekujur tubuhku perlahan menjadi dingin. London sangat mengenalku. Dalam cinta, aku tak bisa menoleransi sedikit pun kesalahan. Jadi setelah dia mengkhianatiku, aku memutuskan untuk pergi.
Cerita Pendek · Mafia
6.6K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Pilihan yang Menghancurkan

Pilihan yang Menghancurkan

Aku sedang hamil delapan bulan dan menghadiri sebuah gala amal bersama suamiku, Bos Reyhan Dirgantara, ketika keluarga saingan menyerang kami. Kerumunan langsung panik. Seseorang mendorongku hingga aku terjatuh keras ke lantai. Darah berceceran di mana-mana. Reyhan kehilangan kendali, berteriak memanggil tenaga medis, putus asa ingin menyelamatkan bayiku. Namun ketika aku terbangun, mereka sudah pergi. Keduanya. Tidak ada bayi, tidak ada Reyhan. Aku teringat pada suara tembakan, dan Reyhan melindungiku dengan tubuhnya. Rasa takut yang dingin menyelimuti dadaku. Aku memaksa diri duduk di kursi roda dan meluncur cepat menyusuri lorong. Saat itulah aku mendengar percakapan Reyhan dan dokter itu. "Bos, maafkan saya. Kami sudah melakukan segala yang kami bisa. Bayinya … tidak berhasil diselamatkan." Air mata mengalir di wajahku. Mereka membunuh bayiku. Keluarga saingan itu membunuh bayiku. Tapi kata-kata berikutnya menghancurkan duniaku! "Hanya ada satu tim medis. Saya harus membuat pilihan. Selena … dia juga sedang mengandung anakku." Reyhan menghela napas, lalu memberi perintah, "Jangan ada yang memberi tahu Kayla. Dia akan membesarkan putra Selena sebagai anaknya sendiri. Dia akan menjadi satu-satunya ahli warisku." Aku menutup mulut dengan tangan, pandanganku kabur oleh air mata saat berbalik pergi. Pria yang kucintai ternyata penuh kebohongan! Baiklah. Jika dia menginginkan perang, akan kuberikan.
Cerita Pendek · Mafia
2.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
ROSES

ROSES

FRUSERR/FRNR00150
Kisah ini bermula saat seorang pengawal Kerajaan datang dengan membawa sebuah perintah langsung dari Raja, pria itu dengan tenang membaca semua isi surat yang menimbulkan banyak sekali kejutan bagi warga desa. Hingga ada salah satu dari masyarakat tersebut yang di beri titipan oleh pengawal Kerajaan untuk membagi info kepada seluruh warga desa. Nyonya Rain yang bertugas sebagai pembina di desa itu segera menginfokan kepada seluruh warga desa yang belum mengetahui hal itu, termasuk gadis manis yang kerap di sapa Varose. Gadis itu cukup terkejut setelah mendapati info dan berbagai bukti yang di berikan oleh wanita itu, ia hanya bisa menatap kelu lukisan di tangannya sebelum memasuki rumahnya dan meninggalkan Nyonya Rain yang sedang berteriak memanggilnya di luar rumah. Terdengar tidak sopan, tapi yang ia rasakan jauh dari kata tidak sopan, ia di bohongi oleh seorang lelaki yang ia anggap sederajat dengannya. Varose menatap pintu yang telah ia kunci rapat, bagaimana bisa semua ini terjadi? Di rumahnya, lelaki itu, lelaki yang belum lama ini ia selamatkan? Seakan tidak percaya dengan kejadian ini, langkahnya perlahan mundur, berharap jika ia bisa ikut mundur untuk tidak ikut campur urusan kerajaan. Kerajaan di daerah mereka terkenal dengan peraturan yang tidak dapat diganggu gugat dan tentu saja semua itu harus dilancarkan hukum. "Kau? Kau bukan bangsawan biasa, kan?!" tanya Varose dengan kumpulan peluh keluar dari dahinya. "Iya, aku pangeran yang hilang itu" Mulai saat itu, gembok Varose yang telah lama terkunci itu mulai terbuka. Ia hanya tidak menyangka saja bila yang membuka gembok itu adalah sang Pangeran. Tapi, kisah romansa beberapa hari itu tidak bertahan lama, karena sang Pangeran harus melanjutkan misi rahasia, yang bahkan gadis itu tidak mengetahuinya
Romansa
102.5K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
DINIKAHI KONGLOMERAT

DINIKAHI KONGLOMERAT

[Heyyy! Gadis kampung! Ini peringatan saya yang ke sekian! Kamu pake guna-guna apa, hah?! Cepetan hilangkan ilmu hitam yang kamu kirimkan pada Ashraf! Kamu tidak pantas menjadi menantu di keluarga Adireja!] Aku menghela napas panjang. Sehari setelah aku menerima lamaran Tuan Muda Ashraf, aku selalu mendapatkan terror dari nomor yang tidak dikenal. Pikiranku yang sedang kacau oleh hal itu, bertambah runyam oleh omelan yang keluar dari mulut cabenya Teh Selvi. “Kalau semua ayam yang kamu goreng gosong? Kamu pergi lagi ke pasar beli ayam lagi pake duit kamu sendiri, punya gak?” cibirnya. Dia tak pernah bosan menghinaku karena kastaku yang dianggapnya rendahan. Aku lupa ada sepasang netra yang menatapku sambil berlinang. “Ibu kenapa?” Aku menoleh ke arahnya setelah Teh Selvi berlalu. “Maafin Ibu sama ayah kamu, Ta! Kalau saja kami punya uang dan menyekolahkan kamu tinggi, mungkin kakak-kakak sepupumu tidak akan merendahkanmu seperti ini?” isaknya. Wa’ Imah hanya sesekali melirik kearahku dan Ibu. “Bu, sudahlah! Sinta tidak apa-apa! Tuhan tidak akan salah memilih orang yang akan Dia tinggikan, Allah tidak hanya melihat dari pendidikannya. Meskipun seluruh dunia merendahkan orang itu, jika Allah meninggikannya semua bisa apa? Ibu hanya perlu mendoakanku agar tetap menjadi orang yang penuh syukur dan berada di jalan-Nya. Ibu mau kan jika Allah memilihku dan meninggikan derajat kita suatu hari nanti?”
Romansa
9.7329.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
121314151617
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status