Aku Tak Bodoh
Aku melirik arloji di tangan memastikan pukul berapa saat ini, karena di depan rumah masih terparkir motor Hendrik si kutu kupret.
Berniat masuk ke dalam rumah, gagang pintu kuputar, ia macet. Terkunci! Perasaanku jauh ke dasar bumi, sedangkan pikiran sudah terbang menembus langit ke tujuh.
Jika motor di depan, otomatis Hendrik di dalam rumah. Tapi mengapa pintu terkunci? Aku mengambil kunci cadanganku dan cepat memasukkan ke dalam lubang kuncinya. Apes. Kunci tak mau masuk, karena anak kunci yang lain berada di dalam lubang yang sama. Fix. Mereka di dalam.
Hot Chapters