Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MAWAR

MAWAR

Tidak ada yang bisa di lakukannya selain menunggu dengan duduk di bawah guyuran hujan, tidak ada tempat untuknya kembali selain mansion ini maka dari itu dia harus menunggu sampai ada seseorang yang sudi membukakan pintu gerbang untuknya. Mawar memilih duduk dengan menekuk kedua lututnya dan wajahnya di tenggelamkan disana. Tak lama hujan pun reda, Mawar yang masih terjaga mendengar bunyi gesekan dari pintu gerbang. Ingin melihat, tapi kepalanya serasa di timpa oleh beban yang sangat berat, kepalanya berdenyut nyeri sehingga untuk mendongak pun susah. Tapi dia mencoba sekuat tenaga, memaksakan dirinya agar bisa mengangkat kepalanya dan dia melihat Bik Enah, seorang wanita paruh baya yang ber
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai muram
Baca
+Pustaka
SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA

SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA

Sikap santai Fang Zhe di jarak sedekat ini adalah penghinaan pamungkas bagi Murayama. "Mati kau, keparat!" raung Murayama. BUMMM! Lantai batu obsidian di bawah pijakan Murayama retak hancur saat tubuh kekarnya melesat maju bagai peluru meriam. Wuuuuush!
1011.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 407 kali sebagai muram
Baca
+Pustaka
Tinggal Bersama Bos Cantikku

Tinggal Bersama Bos Cantikku

Dia buru-buru membuat beberapa segel mantra sebelum berteriak, "Jurus Ninja, Jurus Api Menyala!" Energi spiritual di tubuh Yumiko melambung dan api yang besar menyembur keluar dari mulut Yumiko, membakar beberapa mumi tersebut dalam sekejap mata. Yumiko merasa bingung di dalam hati. Kemampuan Surya sepertinya bukan termasuk golongan mayat hidup. Lantas, kenapa bisa ada mumi di sini? Mungkinkah ada sesuatu yang istimewa di tempat ini?
9.9389.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.8K kali sebagai muram
Baca
+Pustaka
Legenda Lima Pendekar dan Seekor Naga

Legenda Lima Pendekar dan Seekor Naga

kata Sang adik Kerajaan Garuda Andromeda Amaterasu Shiro fujiyuma dan Ryuzaki santa yuma sedang berlatih tanding menyakinkan ilmu pedang. "Tebasan Dewi matahari" teriak Amaterasu "Buka gerbang utara pusaran batu" "Hyaaat" "Hyaat" "Trank!" "Trank!" "Ha ha.. Ha.. ha.." nafas Amaterasu dan Ryuzaki tersegal-segal.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai muram
Baca
+Pustaka
Kuro Dan Naga Warisan

Kuro Dan Naga Warisan

"Jurus pertama, Mata Naga Api, telah membantumu melihat dan merasakan energi. Tetapi, untuk bertarung dengan lebih efektif, kau juga perlu menguasai jurus yang memungkinkanmu mengendalikan ruang dan waktu sekitarmu—Tenjo dan Muramasa." Kuro mengernyitkan dahi. "Tenjo? Muramasa? Apa maksudnya?" Gidi tersenyum tipis. "Tenjo adalah jurus yang memungkinkanmu mengendalikan ruang. Dengan menguasainya, kau bisa memanipulasi posisi lawan, membuat mereka terjebak atau menghindar dari serangan. Sementara itu, Muramasa adalah jurus penghabisan. Ini adalah jurus yang memanfaatkan kekuatan api untuk memotong s
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai muram
Baca
+Pustaka
Penyihir Terhebat di Dunia Lain

Penyihir Terhebat di Dunia Lain

gumam Azura. ***
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai muram
Baca
+Pustaka
Kamu Milikku

Kamu Milikku

Morgu merendahkan pria di depannya. Yang mau lihat visual bisa kunjungi I* author @Ann_sahara atau F* Ann Sahara pardosi
1033.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 880 kali sebagai muram
Baca
+Pustaka
DENDAM

DENDAM

Sebab ia tinggal serumah denganku. Mamah perlahan membuka baju panjang yang di kenakan Bu Mumun. "Ya Allah, astagfirullahaladzim," Mamah menutup mulutnya dengan kedua telapak tangan, matanya membulat sempurna, ia begitu terkejut. Melihat begitu banyak luka di tubuh, tangan dan seluruhnya. Sayatan pisau, hingga begitu banyak kulit Bu Mumun yang sudah di koyak-koyak.
1024.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 910 kali sebagai muram
Baca
+Pustaka
MADU HITAM

MADU HITAM

Mau tidak mau, Justin menyetujuinya. Keesokan paginya, Mang Jojo dan Bi Sumi akan tinggal di vila untuk menemani Alina saat Justin sibuk bekerja. Seperti biasa, Alina menjalankan rutinitas paginya. Kali ini, ia akan memakai dress putih yang tetap terlihat formal. Ia tampak terkejut saat melihat lemari pakaiannya acak-acakan. Beberapa perhiasannya hilang, dan Alina pun berteriak histeris, takut jika ada maling masuk ke vila.
785 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai muram
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status