Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Marga Kuromori

Marga Kuromori

tanya Mirae hati-hati. “Nama beliau adalah Sumiye. Apa kau mengenalnya, atau pernah mendengar nama itu saat kau masih di Makigara?” Mirae mengingat-ingat siapa saja dalam hidupnya di Makigara yang dia kenal. Namun, tidak ada satupun nama Sumiye yang terlintas atau mungkin Mirae lupa. “Maaf, aku tidak ingat,” ucap Mirae. “Tak apa Mirae.”
103.7K viewsOngoingAdded to Library 136 Times as murayama san
Read
+Library
SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA

SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA

Sikap santai Fang Zhe di jarak sedekat ini adalah penghinaan pamungkas bagi Murayama. "Mati kau, keparat!" raung Murayama. BUMMM! Lantai batu obsidian di bawah pijakan Murayama retak hancur saat tubuh kekarnya melesat maju bagai peluru meriam. Wuuuuush!
1012.8K viewsOngoingAdded to Library 384 Times as murayama san
Read
+Library
MERAYU CEO JAGOAN

MERAYU CEO JAGOAN

ucap Jarjon Daryankor sekali lagi tidak gentar dengan yang namanya nominal uang satu miliar rupiah. Sebuah kepercayaan diri yang berlapiskan fakta kalau dirinya memang sangat mampu membayar jumlah uang sebanyak itu, di detik itu juga. Sariska Lianor segera menjawab, “Te, tentu Tuan Muda!”
101.6K viewsCompletedAdded to Library 59 Times as murayama san
Read
+Library
Koma

Koma

Berusaha meyakinkan diriku bahwa ini adalah keputusan konyol yang tepat. "Ok." Rimba memamerkan senyumanya yang lebih mirip seringai. Membuatku bergidik ngeri.  Seroja (Oja) ============================= ================ Salam dari perempuan yang baru disini.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as murayama san
Read
+Library
MAWAR

MAWAR

Tanyanya girang. Pelayan itu tersenyum dan mengangguk sopan. "Aku ingin melihat salju. Tadi, tuan Fabio memberikanku kursi roda dan memerintahkan ku menekan tombol itu jika memerlukan bantuan," tunjuk Mawar pada tombol yang tadi dia tekan. Pelayan itu mengangguk, lalu mengatakan sesuatu dalam bahasa jepang kepada para pelayan yang lain.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 216 Times as murayama san
Read
+Library
Yang Ternoda

Yang Ternoda

[Hehe makasih, Sayang] “Fira, maukah menemaniku makan siang di luar? Kebetulan ada calon investor yang tertarik menanamkan modal di kilinik kita ini. Kami sudah janjian ketemu di restoran makanan Jepang yang ada di depan Mall Sakura. Aku rasa aku perlu mengajakmu untuk mencatat apa saja yang akan diputuskan nanti dalam pertemuan itu.” “Tapi kenapa harus saya, Pak?”
1060.5K viewsOngoingAdded to Library 1.5K Times as murayama san
Read
+Library
Anara

Anara

Dan benar saja, satu pesan dari nomor tak dikenal. Anara memandang Bara, menanyakan siapa yang menghubunginya. Cowok itu diam saja, tetapi tangannya membuka pesan dari nomor tak dikenal itu. [Uang yang kemarin sudah habis. Sekarang kirimkan 150 juta, jika kamu tidak mau video itu aku sebarkan.]
9.93.0K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as murayama san
Read
+Library
Hayu

Hayu

“Murahan, lepas dari pelukan lelaki satu, langsung ke pelukan lelaki yang lain, sungguh luar biasa.” Kuping Hayu memanas , namun sekuat tenaga dia menahan rasa emosi yang hadir di dalam dadanya. Dia tidak boleh mempermalukan dirinya sendiri, percuma meladeni orang yang tak memiliki adab dan selalu berpikiran negatif pada orang lain, Candra yang sudah berada di samping Hayu mengajaknya masuk menghampiri Sean dan sekretarisnya, Dina. “Kenapa mukamu bermuram durja, bukannya kamu senang, sebentar lagi bertemu dengan Dina.”
105.2K viewsCompletedAdded to Library 170 Times as murayama san
Read
+Library
AMORAGA

AMORAGA

"Pukulan Saga emang luar biasa. Sakitnya sampai berbulan-bulan." Raga tertawa. Memang benar. Anak itu memberikan lebam yang sangat awet. Bahkan belum sembuh sampai 8 bulan lamanya. Ya, bukan karena sulit sembuh. Tapi beberapa kali Jeha mengincar lebam tangannya, membuat lebam itu muncul lagi ... dan lagi. "Gue jadi kangen Saga. Kalo gue perhatiin, dia mirip Amora, ya?" Cowok itu mengulum senyumnya. "Gak kenal takut, nekat, dan pemarah," kata Raga dengan suara pelan. "Tapi kalo mereka ketemu, kayaknya bakal jadi perang dunia."
109.2K viewsOngoingAdded to Library 220 Times as murayama san
Read
+Library
KAMASEAN

KAMASEAN

“Saya perlu identitasmu untuk keperluan administrasi rumah sakit,” ujar Daniel kemudian. Perempuan itu pun mengeluarkan kartu identitas dari dalam dompetnya lantas menyerahkannya pada Daniel. Daniel tampak menyipitkan mata melihat sebaris nama yang tertera di sana: Kamasean Shirly, kemudian mata Daniel menyoroti status identitas perempuan itu yang menyatakan ia belum kawin. Daniel tampak menghela napas, kini ia tahu kondisi perempuan itu, ia pasti tengah hamil di luar nikah. Barangkali laki-laki yang telah menabur benih itu enggan bertanggung jawab, mungkin karena itu juga ia hendak mengakhiri hidupnya.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as murayama san
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status