Perawan Untuk Om Duda
pintanya.
“Skip! Aku bakal balas kebaikan Om dengan cara apa pun, kecuali itu,” tolak Selma.
“Tidak ada cara lain. Kalau kamu merasa berhutang budi, balas dengan sebagaimana mestinya.”
Gadis itu bangkit dari duduknya. “Aku pulang, permisi!” pamitnya.
“Tunggu!” Panji merentangkan tangan di hadapan Selma. “Aku Panji Antaraxa, pria yang tidak akan membiarkan penolakan terjadi dalam hidupnya,” beber pria itu.