Sang Penakluk Dua Dunia Dengan Tiga Wanita Cantik Ku!
Gerakannya tidak tergesa, seolah memastikan tubuh pria tua itu benar-benar stabil, bukan sekadar terlihat kuat di permukaan.
“Namaku Alex,” jawabnya singkat.
Jack Paula mengangguk pelan, seakan nama itu ingin ia simpan baik-baik.
“Alex…” ulangnya lirih. “Nama yang sederhana, tapi tanganmu tidak.”
Ia menghela napas panjang, kali ini bukan karena kelelahan, melainkan karena puas. Dadanya naik turun dengan ritme yang stabil, perasaan yang sudah lama tidak ia rasakan.