AMBIL SAJA SUAMIKU
***
"Mimi masih menjalani terapi, Miss Kayyisa. Benar, ini memang sangat berat bagi saya yang belum menikah dan punya anak. Tapi, sebagai psikiater, jiwa saya tak bisa diam saja melihat seorang anak kecil yang punya kecenderungan seperti itu."
Dokter Eka sepertinya tak tega menyebut bahwa Mimi mempunyai kecenderungan seorang psikopat. Ya Allah, Ya Allah… aku merinding sendiri saat mengeja kosa kata itu. Ingat dulu, Mimi bahkan seringkali menginap di rumah dan bermain dengan Celia, sebelum Mayang dan Mas Arkan menghancurkan semuanya.
Mayang, kamu sungguh ibu yang tidak berguna. Kamu membuat seorang anak berhati polos seperti itu, menjadi anak yang tak punya hati.
Chapitres populaires