Rahim yang Tergadai
Mantan bawahannya yang kini hidup dalam bayang-bayang, diperintahkan untuk membesarkan bayi Hastanta yang kemudian diberi nama Kalingga tanpa pernah membocorkan asal-usulnya.
“Aku menyelamatkanmu dari kematian, Kalingga,” gumam Sagara suatu hari saat memandangi foto bayi yang kini tak lagi ada dalam pengawasannya. “Karena kamu akan menjadi bagian dari permainan yang lebih besar.”
Sagara tak pernah benar-benar kehilangan kendali atas Kalingga.
Dan kini, dua puluh tahun kemudian, permainan itu akhirnya mencapai puncaknya.