Tiga Kakak Tiriku yang Menggoda
Sebagai pelengkap, sebuah pistol *Walther PPK* perak bertahtakan inisial namanya dimasukkan ke balik jaket kulit hitam yang membalut tubuhnya bagai kulit kedua.
"Kau terlihat seperti malaikat maut yang bersiap turun ke bumi," suara bariton Nathan mengalihkan perhatiannya. Pria itu berdiri di ambang pintu. Ia telah berganti pakaian mengenakan kemeja hitam yang lengannya digulung hingga siku, menampilkan tato *Bratva* mematikan yang merayap di kulit pucatnya.
"Aku memang malaikat mautnya, Nathan," balas Nadine seraya mengikat rambut panjangnya menjadi ekor kuda yang ketat. "Apakah perimeter sudah aman?"