Mari Berpisah, Mas
Kuda-kudaan yang biasa dinaiki anak kecil, itulah yang berada dalam pikirannya.
"Ayo, Mas." Tania merengek seperti bocah saja.
"Tapi itu untuk anak kecil, Sayang, kita kan sudah besar," jawab Hanif.
"Hanita kan masih kecil."
"Maksudnya?" tanya Hanif tak mengerti.
"Ya ampun, Mas. Kamu naik sama Hanita, terus aku yang video ini dari sini."
"Kamu saja, aku malu, Sayang. Udah, naik yang lain saja," tawar Hanif. Tapi istrinya itu tetap bersikukuh dan akhirnya mau tak mau ia pun menuruti perintah istrinya.
Hot Chapters