Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tersesat Di Dunia Pendekar

Tersesat Di Dunia Pendekar

Pemuda itu langsung menyiapkan beberapa alat masak dengan menggunakan pena peminjam barang. "Kau sudah bangun? Tunggu… kau tahu ini di mana?" Tanya Indrajit. "Ini adalah lantai sembilan puluh satu. Aku hanya menggunakan empat puluh biji tasbih Wektu Alam untuk menghilangkan empat puluh lantai saja," ungkap Raka. Ia sedang membersihkan ikan-ikan berukuran lumayan besar itu. "Kau hanya menyisakan sepuluh lantai saja?!" Indrajit begitu terkejut.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 394 kali sebagai niat istinja hadas kecil
Baca
+Pustaka
Ketika Mas Gagah Tiba

Ketika Mas Gagah Tiba

Siang menjelang sore, aku, Nata, dan keluarganya sudah sampai di sebuah rumah mini malis yang tak jauh dari pusat kota. Bangunan itu bercat abu. Ada carport dan taman kecil di bagian depannya. Lampu-lampu kristal berangka besi hitam menempel pada tiang. Rumah ini tidak terlalu besar, tapi cukup untuk keluarga kecil yang hidup merantau di kota. Mas Nata menggenggam tanganku. Membawaku mendekati pintu. “Ayo, Sayang. Ini istana kita.”
1026.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 760 kali sebagai niat istinja hadas kecil
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Ustaz Tampan

Mengejar Cinta Ustaz Tampan

Mereka tak pernah menyangka gadis seperti Dian jatuh cinta kepada seseorang yang memiliki predikat sebagai ustaz. “Artinya lo bener-bener disuruh tobat tuh, Di,” komentar Keysa setelah mengembalikan kesadarannya. “Kayaknya koleksi film dewasa lo bakalan lenyap dari memori laptop dong,” imbuh Ina setelahnya. “Penampilan kau juga lebih apa itu namanya dalam Islam?” Gita kebingungan mencari istilah pakaian sesuai dengan syariah, karena beragama Kristen.
1017.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 504 kali sebagai niat istinja hadas kecil
Baca
+Pustaka
Annoying couple

Annoying couple

Kataku yang sudah berdiri di sebelahnya, saat melihat aku nita ikut berdiri dengan gaya tengil nya. "Apaan sih lu, gua tuh ngomong kaya gitu cuma buat mastiin ajah ko" Jawab nita dengan gaya sombong. "Elu gatau bedanya nuduh sama mastiin itu apa, elu sekolah sebenarnya buat apa sih nit.... Ini otak di pake dong" Kataku, dasar bodoh anak kecil juga tau kali kalau tadi nita itu nuduh bukan mastiin.
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai niat istinja hadas kecil
Baca
+Pustaka
Bos Aneh Dan Nyebelin

Bos Aneh Dan Nyebelin

Isti balik badan lalu kembali ke pos lima langkahnya di depan pintu. Hadi hanya bisa tersenyum geleng-geleng kepala. Umur sudah di atas dua puluh, tapi kelakuan masih seperti anak sekolah yang merengek minta mainan pada orangtuanya. "Ah, nggak asik. Kevin pulang ke Solo. Suntuk banget nih, Bos. Temenin ke Timezone dong. Masa iya berangkat sendiri." Isti sudah bersikap manis. “Ngeri banget lihat kamu manja gini? Biasanya juga bentak-bentak.” Bulu kuduk Hadi meremang mendengar nada bicara cewek itu.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai niat istinja hadas kecil
Baca
+Pustaka
Under His Darkness

Under His Darkness

Jari-jarinya gemetar saat membuka sosial media, tapi ibu jarinya tetap berhasil mengetuk tombol story untuk menulis satu kalimat sederhana. Saat kursor berkedip, kata-kata menyeruak seperti air bah. Namun, dia memadatkannya menjadi satu kalimat tenang. ‘Tidak perlu ada penghakiman kepada seseorang hanya dari potongan kecil yang kita lihat.’ Sederhana, tapi rasanya seperti meletakkan batu penanda di tengah badai. Klarifikasi yang Nathan inginkan, tapi juga secarik tameng bagi diri Nayla sendiri. Anggap saja, ini adalah sedikit cuitan untuk menjawab riuh prasangka.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai niat istinja hadas kecil
Baca
+Pustaka
Istri Kecil Tuan CEO

Istri Kecil Tuan CEO

“Papaaa! Mamaaa!” Nicola, kini berusia tiga tahun, berlari kecil dengan langkah goyah tapi mantap. Rambutnya dikuncir dua, pipinya kemerahan. Sus Tini berlari pelan di belakangnya, khawatir bocah itu jatuh. Nicholas langsung berjongkok pelan dengan bantuan tongkatnya dan membuka tangannya. Nicola menabrak pelukannya, terkikik riang. “Papa! Papa naik obil?”
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai niat istinja hadas kecil
Baca
+Pustaka
Di pelupuk mata

Di pelupuk mata

jawab Lastri. "Kamu sibuk banget Nit sama kabel?" Adam melihat Nita yang masih sibuk sama kabel-kabel nya. "Iya nih aduh ribet," jawab Nita. "Mamah bilang juga kalau kemana-mana bawa tas kecil sayang, jadi gak ribet." Lastri sambil mengambil powerbank nya Nita dan dimasukan ke tas nya. "Hehe iya mah maaf ya," ucap Nita malu.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai niat istinja hadas kecil
Baca
+Pustaka
Istri Kecil Gus Faiz

Istri Kecil Gus Faiz

Saat Aisyah mulai mengambil wudhu, Faiz berkata, "Humairaku, bolehkah aku memberitahumu tata cara wudhu yang benar?" Aisyah berbalik, "Emang cara aku berwudhu salah ya?" tanya Aisyah. Faiz menggeleng, "Bukan salah, Humairaku, tapi kurang tepat," ucap Faiz lembut. "Jadi ketika kita berkumur-kumur, ini adalah Sunnah untuk dilakukan sebanyak 3 kali. Lalu kita menghirup airnya juga, setengahnya di berkumur-kumur dan setengahnya lagi dihirup oleh hidung kita, atau disebut dengan istinsyakh. Nah, tangan kita ini mengeluarkan air dari hidung yang disebut dengan istinsyahr. Udah paham kan, Humairaku?".
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai niat istinja hadas kecil
Baca
+Pustaka
Adakah Jalan Untuk Kembali

Adakah Jalan Untuk Kembali

Jawaban yang membuat Haya dan Bu Isti menahan napas. "Lepaskan, Nadia. Tidak ada ruang kembali untuk pezina." Bu Isti geram dan terasa panas dadanya. Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Bahkan ini justru tumbang se akar-akarnya.
10144.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai niat istinja hadas kecil
Tampilkan Ulasan (43)
Baca
+Pustaka
Weneedta
Ceritanya bagus banget kak... Izin promo ya. Sambil nunggu update buku ini, mampir yuk ke cerita aku. "Antara Kamu dan Putraku". Kisah seorang wanita menikah 30an yg tergoda dengan pria muda pelatih basket putranya. Makasih ^_^
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status