Partner In Crime
Kucengkeram leher pria itu seraya menariknya dengan keras untuk mendekatiku.
Semua anggota Sutan bersiaga, mereka langsung mengacungkan senapan laras pendek padaku, terkecuali Cavid. Mereka semua sudah berpaling dariku dan lebih memilih keselamatan Wakil Presiden daripadaku.
“Lihat, kamu bukan siapa-siapa di tempat ini,” ketus Jayakarta.
“Apa yang kamu inginkan?” tanyaku, sinis.
“Aku ingin menjadi Presiden dan menguasai seluruh aspek kejahatan yang ada di Indonesia.”