Setitik Nila
“Dan sisanya, biar Mila yang bereskan. Saya ke atas dulu.”
“PAS!” Nila langsung bernapa lega, karena resleting kebaya yang akan dikenakannya akhirnya bisa ditarik sepenuhnya. Memang masih sedikit ketat, tetapi, paling tidak ia bisa memakai kebaya berwarna putih itu di hari bahagianya nanti.
“Habis ini kita mampir beli black forest, yok, Mbak,” sindir Mila lalu terkekeh bersama Kirana. “Kan, bajunya sudah pas.”
Chapitres populaires