Ya, Sayang?
"Kamu jangan meminta maaf, Nis! Aku jadi merasa bersalah."
"Justru aku yang paling merasa bersalah, Mas." Nismara mengembuskan napasnya. "Aku... aku... aku..., maaf, Mas. Aku tidak bisa menerima perasaan kamu."
"Ke-kenapa, Nis? Katakan alasannya." Wanto sekarang berdiri, mungkin ia sudah pegal karena sedari tadi berlutut sambil mengangkat tangan ke atas.
"Karena... aku tidak mempunyai perasaan yang spesial padamu, Mas."
Bab Populer