Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pay Me With Your Body

Pay Me With Your Body

*** Pagi itu, Aveline memutuskan untuk mengusir semua pikiran buruk dari kepalanya. Yang ia butuhkan adalah udara segar dan aktivitas fisik. Ya, itu pasti jurus yang ampuh untuk menghabiskan hari ini tanpa memikirkan hal-hal yang tidak penting. Aveline pun teringat bahwa ia pernah melihat meja pingpong di sisi kanan area kapal yang terbuka. Mungkin ia bisa bermain sebentar saja, lalu berenang di kolam arus kecil di dek atas untuk sedikit menghibur diri.
1048.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai play with me
Baca
+Pustaka
My Imagine

My Imagine

Rizhan membuang remot di tangannya. "Kenapa sih dengan dia?! Makin lama sikapnya makin mendominasi. Kenapa marah kalau aku muji cowok lain? Dia kan cuma temanku bukan pacarku. Heh, pusing deh. Mending main I***a aja deh," gumam Herra seraya duduk di atas ranjangnya seraya memainkan ponselnya. Herra men-scroll semua tantangan di I***a-nya. Beberapa kali ia tampak tertawa lucu melihat sebuah video. Ia pun segera menegakkan tubuhnya melihat suatu berita baru di I***a-nya.
96.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai play with me
Baca
+Pustaka
Dibuang Setelah Numpang Tenar

Dibuang Setelah Numpang Tenar

Aku mengangguk pelan, lalu memutuskan untuk mencoba cara lain. "Sayang, gimana kalau Naomi main sama tab Bunda? Bunda pinjamkan, deh. Ada game merias yang lucu, loh. Naomi pasti suka," tawarku sambil mengambil tab di meja. Aku tahu Naomi selalu tertarik dengan permainan merias—suara gemerincing musik dan animasi warna-warni selalu bisa memancing perhatiannya.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai play with me
Baca
+Pustaka
ME AND YOU

ME AND YOU

Leila terkekeh renyah, melihat Miura Diamentri yang hobi mengomel sedari tadi. "Iya, ini lagi di minum." "Cepatan sembuh, awas aja jika masih kayak gini. aku akan menendang bokongmu dengan tendangan super kuat," seru Miura Diamentri dengan suara kerasnya. Leila mengulum senyuman, ia menyerahkan gelas kosong kepada Miura Diamentri.
1036.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai play with me
Baca
+Pustaka
Let Me

Let Me

lanjut Mario menatap wajah Maria yang berada di atasnya. "Kau pikir aku apa? Rakus gigimu!" O-wow, Mario tertawa pelan. Ia memang sengaja memakai kata rakus untuk memancing mimik kesal Maria. Saat wanita ini misuh-misuh sendiri, di sana lah letak pesona yang dimiliki. "Berikan ponselmu!" perintah Maria. "Temani aku tidur."
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai play with me
Baca
+Pustaka
You And Me

You And Me

Mereka senang sekali melihat kedua anaknya sudah ada di meja makan. "Ma, aku sudah selesai makan, aku mau pergi berkeliling di taman, aku dan Leon sudah lama tidak berjalan-jalan ke taman pagi hari." "Iya, Ma. Aku juga bosan dengan kamar dan gameku, aku dan Lana akan berkeliling di taman dekat rumah kita." "Ya sudah, kalau begitu kalian pergilah. Mama juga mau berenang pagi ini. Apa kamu mau ikut, Pa?"
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai play with me
Baca
+Pustaka
The Playboy

The Playboy

ujar Bella. Vicka mendorngak kepada Bella. “Kau yakin cara itu ampuh?” tanyanya. “Ya, aku bisa menjaminnya. Diandra juga mengalami hal yang sama, ia juga menipu wanita tersebut. Kita harus benar-benar bermain pintar,” jelasnya. Bella mencoba berfikir mencari jalan yang berbeda di bandingkan sebelumnya. “Bagaimana jika kita memainkan pion?” tanyanya dengan menyilangkan kedua tangannya.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai play with me
Baca
+Pustaka
Me

Me

Pak Joko hanya bisa tertunduk, begitu pula Nana, sedangkan adik Nana yang bernama Royan, hanya asyik makan sembari bermain ponsel. “ Hallo Paman. Selamat malam ini aku Amanda, teman Lea. Paman jangan khawatir, kami pasti akan menjaga Lea. Dahhhh” sahut Amanda. Dia memberikan ponse itu1 kembali kepada Lea. Amanda tidak mau berlama-lama berbicara, kalimatnya singkat nan jelas dengan nada yang tidak membuat orang khawatir.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai play with me
Baca
+Pustaka
Belongs to the Player

Belongs to the Player

sahutnya dengan nada datar. Alva tersenyum ramah. "Sayang sekali, padahal aku ingin melihat permainan kartumu juga." Bersambung.... Jangan lupa tinggalkan jejak komentar dan RATE! Terima kasih dan salam manis dari Cherry yang manis.
1062.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai play with me
Baca
+Pustaka
Can I Call You Mine? 🥂

Can I Call You Mine? 🥂

🥂 Dua tahun kemudian-- "Segeralah pulang! Aku sedang bebas dan tak ada pekerjaan." "Iyaa, aku tahu!" Pearl memindahkan posisi ponsel ke pundak di sisi kiri tubuhnya. Beralih menghimpit benda pipih itu dengan telinga kirinya, sementara kedua lengannya kembali menyapu permukaan kayu berwarna cokelat muda. "Tapi aku sedang sibuk sekarang." "Jangan membuatku menunggu, kau pastinya tahu bahwa aku membenci itu.”
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai play with me
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status