Unspoken Pain (Luka yang Tak Terucap)
Dia memperhatikan, ternyata rambut Alle sudah begitu tipis dan tubuhnya semakin ringkih, dia bahkan bisa merasakan tulang bahu wanita itu yang hanya tinggal tulang berbalut kulit.
‘Oh Tuhan … Kenapa saudaraku harus melewati hal mengerikan ini?’ Hati Axel hancur dengan keadaan saudara kembarnya, rintihan kesakitan Alle masih terdengar, hampir setiap hari wanita itu berusaha untuk melawan rasa sakit yang menyiksanya, tanpa obat untuk meredakannya, dan tidak ada yang bisa wanita itu lakukan selain menunggu sampai serangan itu reda dengan sendirinya.
“A…Xel …” Panggil Alle dengan nada lirihnya, membuat Axel mengurai pelukannya dan menangkup wajah saudaranya itu.