Setelah Bapak Tiada
"Gaya hidup, Rindu. Pelajarilah hal itu untuk kamu nanti. Carilah uang untuk bertahan hidup, bukan untuk bergaya hidup. Uang sedikit, kalau dipakai untuk hidup, akan selalu cukup. Uang sebanyak apa pun, kalau dipakai untuk gaya hidup, niscaya tidak akan pernah cukup. Percaya pada Emak. Nanti jika hidupmu sudah jauh lebih baik, ingat pesan Emak ini baik-baik."
Aku mengangguk. Etek Yarni memang hedon. Perilaku hidup yang cenderung berfoya-foya, besar pasak daripada tiang. Perilaku itu menurun pada kedua anaknya. Seakan semboyan hidup mereka, "Yang penting gaya."
"Andri setelah wisuda, jadi apa? Tidak jadi apa-apa, karena level tinggi tadi."
Sikat na Kabanata