Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
23.14

23.14

Inget umur, heh! "Ana, Ponakan gue...." Lelaki berkaos kuning dengan gambar Spongebob itu sedikit membuat Ana heran dan lucu saat melihatnya. Sembari merentangkan kedua tangannya, Dia melangkah menghampiri Ana, begitu dengan Ana yang menampakkan dirinya dari balik tubuh Papahnya dan tersenyum lebar kearah Piel.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 238 kali sebagai penjahat spongebob
Baca
+Pustaka
Aku yang Hebat Ditolak Nikah?

Aku yang Hebat Ditolak Nikah?

Sharon tidak berani berkata apa-apa lagi dan segera mundur. Sharon juga sangat marah di dalam hati. Pria bermasker di dalam lift itu dijuluki Santo. Dia adalah penjahat yang berspesialisasi dalam membunuh wanita dan juga buronan penjahat kelas kakap. Namun, setiap kali membunuh seseorang, Santo langsung menghilang. Tidak ada pola kapan Santo melakukan kejahatan tersebut. Selain itu, Santo sangat hebat, sehingga tidak pernah tertangkap.
9.4382.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.5K kali sebagai penjahat spongebob
Baca
+Pustaka
Pendekar Kembara Semesta Seri 2

Pendekar Kembara Semesta Seri 2

“Ponggewiso…, jangan marah ya! Kalau kamu memang masih berminat merampok, segera datang kemari! Aku akan menjamu tamuku dengan hidangan paling lezat. Menu yang akan kusajikan adalah bogem mentah dan tendangan maut, hehehehehe….” ”Hei, siapa kamu, monyet asing?” tanya Ponggewiso kepada Suro Joyo. “Jangan sok hebat dengan ejeken dan tawa nggak lucu. Tawamu kalah lucu dibandingkan tawa monyet yang bergelantungan di pohon.” ”Hehehe..., namaku sudah kamu sebut, jadi aku tidak perlu menyebutnya lagi. Nah, kalau kamu sudah tahu namaku, mengapa bertanya lagi, Pendekar Sisik Beracun?”
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai penjahat spongebob
Baca
+Pustaka
Obsesi Gila Si Pembuat Boneka Mayat

Obsesi Gila Si Pembuat Boneka Mayat

Ia kenal pria itu, salah satu detektif terkenal, detektif Zen. Suga berlari mengejar detektif Zen. "Pak, tunggu sebentar!" seru Suga. "Anda detektif yang menangani kasus pembunuhan di rusun kumuh itu. Apa saya boleh menanyakan sesuatu?" tanya Suga dengan sorot mata yang lelah. Detektif Zen mengerutkan keningnya. "Maaf, tapi Anda siapa?" tanya Detektif Zen.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai penjahat spongebob
Baca
+Pustaka
Sistem Penjahat Terkuat

Sistem Penjahat Terkuat

Bagaimana mungkin dia membimbing sekelompok monster gila menuju pembebasan? Ketika merasa bosan, para monster bahkan menggunakan kepalanya sebagai bola dan menendangnya ke sana kemari. Itu sama sekali bukan kehidupan yang layak. Lebih buruk lagi, orang ketiga yang ditemuinya adalah seseorang yang begitu tidak berguna hingga tidak mampu mempertahankan untaian tasbih. Adapun orang keempat... Biksu itu menatap pemuda di hadapannya.
485 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai penjahat spongebob
Baca
+Pustaka
LOVE GAME

LOVE GAME

Bella dengan polosnya menunjuk TV di mana di sana tengah menayangkan Spongebob dan sahabatnya Patric star yang tengah bermain di lading ubur-ubur sambil membawa jala untuk menangkapnya lalu melepaskannya kembali. “Itu kan hanya kartun, Sayang. Mereka adanya di laut, nanti kalau Bella akan tahu sendiri kalau mereka hanya gambar yang di buat menggunakan computer.” Axcel menjelaskan pada putrinya membuat Bella hanya bisa mengangguk-anggukan kepalanya.
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 566 kali sebagai penjahat spongebob
Baca
+Pustaka
TETANGGA TAPI PANAS

TETANGGA TAPI PANAS

"Berarti dia benar-benar sudah masuk ke sini saat Mbak sedang mandi atau sedang keluar tadi sore. Ini sangat berbahaya." Ruby memeluk tubuhnya sendiri. "Tapi Mas, kolor SpongeBob gue... tadi pagi hilang, terus tiba-tiba balik lagi di jemuran. Itu maksudnya apa?" Dimas terdiam sejenak, lalu menatap Ruby dengan tatapan prihatin. "Itu teknik intimidasi, Mbak. Dia ingin Mbak tahu bahwa dia bisa mengambil apa pun dari Mbak, dan mengembalikannya kapan pun dia
1013.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 274 kali sebagai penjahat spongebob
Baca
+Pustaka
Raina

Raina

usirku melemparnya dengan boneka spongebob squarepants. “Bentar dong, kan belum selesai.” Khanza berhasil menangkap bonekanya. “Makanya buruan,” sungutku sebal. “Kan lagi mikir dulu, biar kamunya speechless kalau tau punya kakak ipar bijak kayak aku.” Khanza nyengir sehingga gigi putih rapinya terekspos cantik. “Apaan sih, Khanza. Buruan deh.” Lama-lama jadi sebal sendiri. Bisa mati penasaran aku.
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 287 kali sebagai penjahat spongebob
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status