Ada begitu banyak tipe protagonis dalam dunia novel fantasi yang bikin kita selalu penasaran! Salah satu yang paling klasik adalah 'The Chosen One'—tokoh yang ditakdirkan untuk menyelamatkan dunia, kayak Harry Potter atau Neo dari 'The Matrix'. Mereka biasanya punya latar belakang biasa-baik saja sampai suatu hari nasib memanggil, dan tiba-tiba mereka harus belajar menguasai kekuatan magis atau bertarung melawan kejahatan. Yang seru dari tipe ini adalah kita bisa melihat perkembangan karakter dari orang biasa jadi pahlawan sejati.
Selain itu, ada juga 'The Anti-Hero'—tokoh utama yang punya moral abu-abu atau bahkan cenderung jahat, tapi tetap jadi pusat cerita. Contohnya Geralt dari 'The Witcher' atau Tyrion Lannister di 'Game of Thrones'. Mereka nggak selalu berbuat baik, tapi justru karena kompleks itulah karakter mereka jadi menarik. Kita sering dibuat bingung antara mendukung atau menyalahkan pilihan mereka.
Jangan lupa 'The Underdog', si kecil yang dianggap remeh tapi punya tekad kuat. Frodo Baggins dari 'The Lord of the Rings' atau Vin dari 'Mistborn' masuk kategori ini. Mereka nggak selalu paling kuat atau paling pintar, tapi keberanian dan kecerdikan mereka yang bikin pembaca jatuh cinta. Rasanya selalu memuaskan melihat mereka membuktikan bahwa ukuran bukan segalanya.
Yang nggak kalah populer adalah 'The Lost Royalty'—tokoh yang ternyata punya darah bangsawan atau keturunan khusus setelah hidup dalam ketidaktahuan. Contohnya seperti Kelsier dari 'Mistborn' atau Aang dari 'Avatar: The Last Airbender'. Plot twist tentang identitas mereka sering jadi momen paling epic dalam cerita.
Terakhir, ada 'The Ordinary Person in an Extraordinary World', tokoh biasa yang tiba-tiba terlempar ke dunia fantasi. Mereka bisa jadi orang dari dunia kita yang terjebak di realm magis, kayak Alice in Wonderland atau protagonis 'The Chronicles of Narnia'. Kelebihan tipe ini adalah kita bisa melihat dunia fantasi melalui mata orang biasa, membuat magic terasa lebih menakjubkan karena dijelaskan dengan sudut pandang yang relateable. Setiap tipe protagonis ini punya daya tariknya sendiri, dan yang paling keren adalah ketika penulis menggabungkan beberapa elemen sekaligus untuk menciptakan karakter yang benar-benar unik.