Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Tangguh Tuan Angkuh

Istri Tangguh Tuan Angkuh

"Kenapa kamu diam? Tempat tinggal mu itu bukan rumah. Melainkan gubuk!" ujar Dimas. "Apa sih?! Nggak jelas banget!" gerutu Dinda. "Mereka cuman keluarga angkat! Kamu bahkan sudah di jual! Ngapain juga masih pulang ke rumah gubuk mereka!" balas Dimas. Dimas mendengar dengan jelas saat Dinda bertemu Kinara di dapur.
10115.0K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as rumah dia
Read
+Library
Mertua Benalu Di Rumahku

Mertua Benalu Di Rumahku

Mas Dito masih fokus dengan layar ponselnya. "Kamu masih bisa santai saat melihat keadaan rumah yang seperti ini?" tanya Ibu dengan berkacak pinggang. "Kenapa dengan rumah kami, Bu? Aku nggak ngerti," jawab Mas Dito dengan wajah melongo. "Istri kamu kelayapan di luar sana, pergi pagi pulang sore kamu tanya kenapa?" bentak Ibu yang membuatku naik pitam. Kelayapan dia bilang.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as rumah dia
Read
+Library
Dompet Tak Terbatas

Dompet Tak Terbatas

Atau apa yang bakal jadi rumah. Henry kirim pesan sebelum mendarat: “Semua udah beres. Rumah besar udah diisi furnitur. Kamu pasti suka. Rp 19,2 miliar habis dengan baik.” Dimas balas cuma jempol sama satu kata: “Sempurna.”
3.9K viewsCompletedAdded to Library 153 Times as rumah dia
Read
+Library
Romantic Purple

Romantic Purple

Motor berhenti di depan rumah dengan pagar besi gelap. Lidya melepas helm, rambutnya sedikit berantakan terkena angin. Ia merapikannya cepat. “Makasih ya...hari ini.” Nada suaranya lembut. “Iya.” Jawabnya singkat sambil tersenyum. Lidya tersenyum. “Rumah kamu di mana?” Rian tampak sedikit terkejut, tapi hanya sebentar. “Soreang.”
479 viewsCompletedAdded to Library 17 Times as rumah dia
Read
+Library
WANITA LAIN DI RUMAHKU

WANITA LAIN DI RUMAHKU

Matanya membelalak, mulutnya sedikit ternganga saat membaca deretan angka dan spesifikasi unit apartemen yang tertera. The Emerald Terrace. Sebuah hunian vertikal kelas atas yang selama ini hanya bisa ia bayangkan melalui brosur-brosur di pameran properti. "Ini ... beneran buat aku, Mbak?" suara Dewi terdengar parau, seolah-olah ia sedang bermimpi dan takut terbangun. Arini mengangguk dengan ekspresi yang sangat tenang, meski di dalam hatinya ia merasakan kepuasan yang dingin melihat betapa mudahnya umpan itu disambar.
4.5K viewsOngoingAdded to Library 170 Times as rumah dia
Read
+Library
Hanya Rumahku Yang Selalu Dilewati

Hanya Rumahku Yang Selalu Dilewati

Dia langsung dibelikan rumah gedong oleh suaminya, tepat di sebelah rumah panggungku. “Ya sudah, ayo masuk dulu, biar Kakak ajarkan caranya ngupas salak.” Citra memasuki rumahku sambil berjinjit, seperti jijik menginjakkan kaki di rumahku. “Kenapa kok jalannya begitu?” tanyaku. “Aneh rasanya nginjak rumah kayu, takut roboh,” jawabnya.
3.6K viewsCompletedAdded to Library 86 Times as rumah dia
Read
+Library
MEMBALAS KESOMBONGAN IPARKU

MEMBALAS KESOMBONGAN IPARKU

Mia menjelaskan panjang lebar. Hafid mengangguk-angguk. Mengiyakan saja apa yang dijelaskan Mia. Kalau dia bilang tidak mengerti, yang ada Mia malah cemberut dan berubah mood lagi. “Doakan ya, Mas! Moga closing lagi. Kalau sekiranya dapet closingan sampe lima puluh juta. Aku pengennya kita buat DP rumah saja, Mas! Jadi ada tujuan masa depan nantinya. Ah, indahnya punya rumah sendiri. Halamannya luas, kamarnya ada dua, dapurnya beneran. Ada taman terbuka di halaman depan untuk Mesya maen nanti!” Mia menatap langit-langit kontrakannya yang kusam sambil membayangkan rumah idaman mereka.
1022.1K viewsCompletedAdded to Library 485 Times as rumah dia
Read
+Library
Wanita Simpanan Pilihan Mertua

Wanita Simpanan Pilihan Mertua

Dahlia juga merespon dengan senyum manis. "Nah, ini baru namanya rumah. Bukan ruko sempit dan kecil yang sangat tidak nyaman," sindir Mama Bima. Dahlia menundukkan kepalanya sejenak, lalu berusaha mengendalikan dirinya agar emosinya tidak terpancing. "Bima, kita boleh melihat-lihat rumah barumu, kan?" tanya sepupu Bima. "Boleh, anggap saja rumah sendiri," jawab Bima.
1044.3K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as rumah dia
Read
+Library
DOSA TERINDAH

DOSA TERINDAH

“Nanti bantuin jual rumah ini ya, Ay. Aku butuh dana untuk menebus kerja sama dengan ayahnya Imelda. Kemarin kemarin emang belum diurus karena Imel masih di Melbourne, tapi sekarang dia udah kembali, dan aku nggak mau tersangkut hutang piutang dengan siapa pun lagi.” “Kalau misalnya nggak ada urusan dengan Imelda. Apa kamu nggak akan ngasih tau aku tentang rumah ini?” “Iya. Karena ini rumah Kak Dian, karena ini pilihan Gina, karena meski pernah merencanakan akan tinggal di sini, tapi hatiku tetap di sana, di rumah kita.” Aku menatap pria ini. Membayangkan bagaimana mewahnya kehidupannya seandainya saja bukan aku yang ada di sisinya.
9.8211.2K viewsCompletedAdded to Library 5.1K Times as rumah dia
Read
+Library
Sembilan Tahun Lagi

Sembilan Tahun Lagi

Rumah ini memang super mungil. “Yuli! Dasar bocah,” bentak Diana. Aku menarik napas panjang. Rendevous dengan permbukaan yang menakjubkan. Membuatku gagap di depan Bhaga. “Kamu ngapain sih langsung ngenalin diri kayak gitu?”
1018.8K viewsCompletedAdded to Library 620 Times as rumah dia
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status