Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ratu Bumi : Kebangkitan Sang Raja

Ratu Bumi : Kebangkitan Sang Raja

Seolah puas dengan apa yang ia baca, ia mengangguk dan tersenyum lagi. “Mantap memang. Si gue menggambarkan tokohnya begitu nyata. Cakep banget ini. Epik,” ujarnya sambil terus mengangguk-angguk kan kepala. Tiada henti ia memuji dirinya sendiri. “Mungkin karena aku pake namaku sendiri buat tokoh cewek, ini bener-bener terasa seperti kejadian nyata. Tapi kan itu emang tujuanku..”
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai penggambaran watak tokoh
Baca
+Pustaka
Bara Dendam Sang Prabu Boko

Bara Dendam Sang Prabu Boko

“Bagian berikutnya, tentu saja, adalah kehidupan Sidharta Gautama sendiri, mulai dari kelahirannya, pencarian pencerahannya, hingga wafatnya dan mencapai Parinirwana. Bagaimana setiap tahapan perjalanan-Nya dapat digambarkan agar terasa hidup, bukan hanya sekadar ukiran batu?” “Maka kita akan menekankan ekspresi emosi pada wajah setiap tokoh, pada detail kain yang dikenakan, pada gerakan tubuh yang menyiratkan kedamaian dan kegelisahan batin,” jelas Panukuh, semangat seorang seniman terpancar jelas dari gestur tangannya. “Setiap panel harus menjadi jendela menuju dunia batin yang lebih tinggi.”
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai penggambaran watak tokoh
Baca
+Pustaka
Tergoda Suami Sewaan

Tergoda Suami Sewaan

"Tiap hari beliau ngetik romantis komedi. Makin terasah kebucinannya." "Kupikir, Emak lebih cocok menulis malebook daripada female." "Iya, jiwanya memang bar-bar. Dari dulu Emak sudah tomboi. Baru mulai feminin setelah kenal Babeh." "Ehm, Kang. Ada nggak, karakter tokoh cerita Emak yang paling mirip sama beliau atau Babeh?" "Kata Emak, semua tokoh utama ceritanya mengadopsi sifatnya dan Babeh. Terutama bagian kocaknya."
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai penggambaran watak tokoh
Baca
+Pustaka
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kirana menunjuk properti-properti di sekeliling mayat. "Bukan hanya makna. Ini adalah pakem. Sebuah aturan baku dalam pewayangan, bagaimana sebuah adegan harus ditampilkan, bagaimana seorang tokoh harus mati." Raka menelusuri setiap detail dengan matanya, perhatiannya beralih dari kengerian ke analisis. Dia melihat guratan pada patung gagak, pola ukiran pada dadu. "Pengerjaan yang luar biasa teliti. Sangat artistic, terlalu artistik untuk sekadar pembunuhan biasa."
795 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai penggambaran watak tokoh
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Ilustrator menggambar. Namun garis-garis itu tidak lagi terasa seperti hasil dari keputusan. Ia tidak memilih bentuk. Ia tidak menentukan arah. Tangannya bergerak, dan gambar itu muncul. Seperti sesuatu yang memang ingin lahir. Penulis menulis. Namun kali ini, kata-kata tidak terasa seperti sesuatu yang ia cari. Mereka datang. Satu per satu. Tenang.
715 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai penggambaran watak tokoh
Baca
+Pustaka
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

“Kalian... karakter-karakter yang dibuang?” Makhluk itu mengangguk, menyeringai. “Kami adalah tokoh yang tak pernah mencapai klimaks. Antagonis yang direvisi. Sahabat yang tidak jadi penting. Kini kami menulis naskah kami sendiri… dengan tinta kemarahan.”
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai penggambaran watak tokoh
Baca
+Pustaka
Pendekar Iblis (Warisan Iblis Tanduk Api)

Pendekar Iblis (Warisan Iblis Tanduk Api)

Di I* itu saya posting gambar-gambar ilustrasi dari tokoh-tokoh cerita. Sampai jumpa di buku selanjutnya.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 375 kali sebagai penggambaran watak tokoh
Baca
+Pustaka
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Dunia yang dibaca dan dunia yang membaca, tidak lagi terpisah oleh halaman. Dan dalam keheningan itu, Lena akhirnya berbisik, kalimat pertama yang dipilihnya: “Kami bukan lagi tokoh yang diciptakan. Kami adalah makna yang memilih bentuknya sendiri.” Para Penanam Realitas Langit di balik retakan telah menutup, tapi bukan untuk membatasi. Ia berubah menjadi kanvas hidup. Setiap gerakan para tokoh kini meninggalkan garis, warna, dan bentuk yang tidak hanya bisa dilihat tapi bisa dirasakan. Dunia ini bukan sekadar diciptakan. Ia tumbuh.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai penggambaran watak tokoh
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti Mas Dosen

Istri Pengganti Mas Dosen

Padahal, sebaliknya. "Kita lanjutkan," suara Bumi menggema ke seluruh ruangan, mengabaikan Maura yang kini wajahnya sudah semerah tomat matang. "Bab ini membahas tentang dekonstruksi karakter. Bagaimana seorang tokoh dalam sastra bisa memiliki dua wajah yang berbeda antara realitas dan citra yang ditampilkan."
9.970.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai penggambaran watak tokoh
Tampilkan Ulasan (41)
Baca
+Pustaka
Aurora Aurora
SAMPE BNRAN POV NYA DR SIBUMIASUE, UDA NGECROOOTT KE SIDIRALONTE, ASLI KECEWA READERS...!!!! 7TAHUN HS AN ZINA, KUMPUL KEBO, GA WAKTU YG SBNTR, MNA UDAH TINGGAL BARENG JUGA DIRUMAH SIBUMIASUE...!!! KAKAK NYA DICROOTT, ADIKNYA JUGA DICROOTT JUGA...!!! ASLI GA BENER INI ALUR CERITANYA...!!!
Yoshi Dwi Ramadani
bagus banget, kocaknya dapat, gokilnya dapat, sedih juga ada meskipun dibalut komedi Maura lagi. n yg jelas bakal berbau bucin yg amat sangat kuat dari pak dosen kulkas dua pintu untuk istri kecilnya...
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status