Cahaya Biru
ucapnya dengan antusias yang membara.
Jeno, dengan mata berbinar, langsung menimpali. "Yang bener, Bi? Kalau gue minta sepatu yang harganya mahal itu lo kasih nggak?" suaranya penuh harap.
"Tentu saja, gue pasti beliin," sahut Biru, seraya mengangkat bahu seolah tak ada yang tak mungkin.
Dari sudut mataku, aku mengamati dengan tatapan sinis. "Emang, kamu punya duit?" bisikku hampir tak percaya.
Hot Chapters