Pemuas Hasrat CEO Dingin
Dewa datang membawa dua gelas minuman, satu berwarna cokelat hangat dengan busa di atasnya, dan satu lagi teh hangat beraroma herbal.
“Are you okay?” suara Dewa terdengar pelan, tapi cukup membuat Nora yang tengah melamun menoleh cepat.
“Maksudnya?”
Dewa menaruh gelas di hadapan Nora, lalu duduk di kursi seberangnya. “I know you’ve been crying, right?” ucapnya hati-hati.
Pipi Nora memerah. Ia menunduk, jari-jarinya memainkan gagang sendok di atas piring kecil. “Kelihatan banget, ya?”
الفصول الرائجة