Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DIA MENGIKUTIKU

DIA MENGIKUTIKU

"Ya, sabar sebentar lagi kita bakal pulang" "Yuk, mulai jalan" "Duh bentar, punggung aku sakit banget, apa gara-gara tidur ditanah ya?" "Iya kali, aku juga sama kok" "Oh ya udah, ayo mulai jalan" "Bismillah!!!" Kami memulai perjalanan, dengan berdoa. Berharap, kali ini kami bisa keluar dari, semua ketakutan ini. "Heum, semalam aku mimpi apa beneran yah?"
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai perjalanan kita kan berlayar
Baca
+Pustaka
Pesona Teman Papa

Pesona Teman Papa

"Pa, kita ke laut aja, yuk." ____
10113.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai perjalanan kita kan berlayar
Tampilkan Ulasan (27)
Baca
+Pustaka
Anies
novel karya author ke 3 yang aku baca, dan semuanya top abiZzz baru sempat kasih ulasan setelah namatin 3 judul dan sekarang lagi ngumpulin bab dulu biar gak nunggu Up nya Cerita anak Otta dan Om daniel.. sukses buat authornya makasih ya
Lia Virgina
parah sih ini bagus banget sampe bikin ngayal jadi delotta and ketemu cowok modelan daniel. novel yang bikin aku pengen terus baca dari awal saat mereka masih geregetan. sukses terus thor, chemhungut ...
Baca Semua Ulasan
Anak Pulau: Pembawa Kekuatan Legenda

Anak Pulau: Pembawa Kekuatan Legenda

"Aku sering berpikir, apakah kita hanya seperti perahu kecil yang terombang-ambing di atas lautan ini? Tanpa arah, tanpa tujuan yang jelas, hanya mengikuti arus yang ada." Mariam menoleh padanya, matanya menyiratkan pemahaman. "Itu mungkin benar. Tapi bukankah kita yang memilih perahu kita? Kita yang memilih untuk melayari laut ini, untuk mencari apa yang kita cari. Tak ada yang benar-benar bisa mengendalikan ombak, tetapi kita bisa memilih bagaimana kita menghadapi mereka." Patiwaji merenung sejenak, menyadari ada kebenaran dalam kata-kata Mariam. "Jadi, kita harus belajar untuk menerima kenyataan bahwa perjalanan ini mungkin penuh dengan ketidakpastian?"
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai perjalanan kita kan berlayar
Baca
+Pustaka
NIRVANA'S WAY

NIRVANA'S WAY

Cukup di nyatakan lewat pandangan mata saja "Kita harus menyeberangi lautan ini terlebih dahulu sampai ke tengah sana. Sampai di pusaran tengah lautan sana baru kita menyelam ke dasar lautan menuju ke Athalika. Kalian bersiaplah saja, tunggu aku sebentar di sini."
1018.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 540 kali sebagai perjalanan kita kan berlayar
Baca
+Pustaka
Cursed: Kutukan Kembar Tampan Season 3

Cursed: Kutukan Kembar Tampan Season 3

Bagai noktah hijau permai yang perlahan memudar bersama birunya samudra diiringi pekik-pekik camar di udara. "Sudahlah. Sekarang kita berlayar kemana, Aina?" Kai menggerakkan sepasang dayung, membiarkan Aina termenung melepas sedih, menatap ombak di permukaan laut yang begitu tenang pagi hari itu.
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai perjalanan kita kan berlayar
Baca
+Pustaka
Tujuh Dosa Besar

Tujuh Dosa Besar

kata Arya yang kemudian menutup layar digitalnya. “Tapi, gimana caranya kita menyebrangi lautan? Lo mau ngebelah lautan?” “Nggak gitu juga kali. Tentu kita pakai kapal. Lagi pula air lautnya surut. Lihat, di tengah-tengah laut, di sana muncul daratan.” Arya menunjuk ke satu arah. Benar. Angel melihat sebuah siluet seperti pulau. “Tapi emangnya kita punya kapal?” tanya Angel lagi. Seingatnya di dalam menu toko, tidak ada alat transportasi dijual.
1013.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 342 kali sebagai perjalanan kita kan berlayar
Baca
+Pustaka
Skandal Panas sang Pewaris Dingin

Skandal Panas sang Pewaris Dingin

Emmy tidak ingin menyulitkan Granny, tidak di usinya yang sudah uzur seperti ini. “Aku ingin memberitahumu sesuatu,” kata Keenan, membelai rambut Emmy lalu memindahkannya ke balik telinga. “Isa ingin mengajak kita berlayar.” Sepertinya Isa tidak mau menunggu terlalu lama untuk melancarkan aksinya. Ya, seharusnya Isa sudah memiliki banyak sekali rencana yang akan dilaksanakannya. Tapi kenapa berlayar? Bukankah Isa bisa mencari tempat yang lebih aman untuk melakukan rencananya?
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai perjalanan kita kan berlayar
Baca
+Pustaka
Presdir, Istri Sahmu Telah Kembali

Presdir, Istri Sahmu Telah Kembali

Wanita itu langsung mendekat dan menikmati ciptaan Tuhan di depannya. “Indah sekali.” Sarah memuji laut di depan mereka. “Besok kita akan berlayar. Menurut iklan, kemungkinan kita bisa bertemu lumba-kumba.” “Oh ya?” Mata Sarah berbinar ceria sambil menatap Marc. Namun kemudian ia sadar dan langsung mengalihkan pandangan. Diam-diam, Marc tersenyum. Ide bulan madu ini ternyata tidak seburuk perkiraannya. Ia bisa menebus rasa salahnya pada Sarah.
1023.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 461 kali sebagai perjalanan kita kan berlayar
Baca
+Pustaka
Terjebak di Tubuh Istri yang Tak Dicintai

Terjebak di Tubuh Istri yang Tak Dicintai

Ia tertawa pendek. “Jika kita pergi lewat bandara, kita akan ditangkap sebelum melewati pemeriksaan paspor.” Elira menoleh. “Jadi bagaimana?” Leonard memperbesar peta kota. Sebuah jalur menuju pelabuhan muncul. “Kita keluar lewat laut.” Aku mengangkat alis. “Kau punya kapal juga?” “Tidak.” Leonard mematikan layar itu dan membuka file lain.
107.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai perjalanan kita kan berlayar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status