Kembalinya Sang Dewa Pedang
Aspasyapedang dewadewa pedangnovel dewa pedangpedang maha dewa
“Ada saatnya kau dan aku berjalan bersama, bukan sebagai lawan atau kaisar dan rakyatnya, tetapi sebagai kawan seperjalanan. Kita akan melintasi jalanan berembun di musim semi, menapaki tanah berdebu di musim panas, atau menyusuri dedaunan yang gugur di musim gugur—bahkan terseok-seok di tengah badai salju.”
Ren Hui tertawa pelan, mengangguk setuju. “Dan selama perjalanan itu, tidak peduli seberapa besar rintangan yang menghadang, kita akan tetap bersama. Menikmati arak di bawah sinar bulan, atau menari pedang hingga lelah.”
人気のチャプター