Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menggoda Sang Paman

Menggoda Sang Paman

Wajah cowok itu sudah semerah tomat. “Mas, barbel sebaiknya diangkat dengan punggung lurus, jangan membungkuk. Tangan juga harus sejajar,” jelas pemandu sambil memperagakan gerakan. Berlian hanya bisa mengangguk-angguk seperti anak TK yang sedang dimarahi guru. “Iya, iya, siap, Bang…” Dari kejauhan, Nabila menatapnya sambil menahan tawa. Ia menutupi mulutnya dengan handuk kecil di pundak. “Dia lucu banget sih.”
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai mantra ngepet
Baca
+Pustaka
Dimanja Om Tampan

Dimanja Om Tampan

Bahkan ketika Mona ingin mentraktirnya makan, Lilly menolak dengan tegas. ”Eh, ramai sekali, ” ujar Mona sambil memperhatikan keramaian dengan mata berbinar. ”Aku dengar ada DJ tampan dari Medan yang datang Iho! " bisiknya semakin membuat Lilly penasaran. Mereka duduk sejenak, memesan minuman sebelum bergabung dengan keramaian di lantai dansa. ”koktail dua, ” ucap Mona pada bartender tampan di balik meja.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai mantra ngepet
Baca
+Pustaka
KERUMUNAN ADALAH NERAKA

KERUMUNAN ADALAH NERAKA

Wajah Rontek, dengan senyum mengejeknya, hadir di alam bawah sadarnya. "Dasar monyet!" umpatnya dalam hati. "Kenapa aku harus berurusan dengan orang seperti dia?" Tiga puluh menit berlalu, penuh perjuangan melawan pikiran-pikiran yang mengganggu. Mudra akhirnya berhasil menenangkan diri. Saat masuk lebih dalam ke keheningan, bayangan Ni Grenjeng muncul, berjalan di tepian mata air purba. "Aku tahu rapal mantramu," kata Ni Grenjeng, suaranya serak. "Aku lelah dimanipulasi manusia. Mereka hanya memanfaatkanku."
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai mantra ngepet
Baca
+Pustaka
Jerat Pesona Gadis Manja

Jerat Pesona Gadis Manja

Suara knalpot mobil sport Kejora bagaikan sebuah alarm yang menyadarkan Arjuna setelah cukup lama mencerna ucapan sang gadis tadi. Arjuna mengusap wajahnya lalu menyugar rambut ke belakang. ‘Jika kamu menginginkanku maka dapatkan aku!’ Arjuna merapalkan kalimat tersebut bagaikan sebuah mantra. Melangkah gontai keluar dari rumah Kejora dengan hati gundah. Di selingkuhi tunangan dan ditolak mantan kekasih menjadi kisah Arjuna hari ini dan mampu menghancurkan dirinya hingga ke tulang.
1051.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai mantra ngepet
Baca
+Pustaka
Sang Naga Bumi

Sang Naga Bumi

Lu Yuan merogoh jubahnya dan mengeluarkan sebuah lonceng perunggu kecil tanpa pemukul di dalamnya. "Ini adalah Lonceng Pemanggil Jiwa. Jika suatu saat kalian terjepit di wilayah Utara dan tidak ada jalan keluar, hancurkan lonceng ini. Suaranya tidak akan terdengar oleh telinga manusia, tapi rekan-rekan di bawah naungan Mahaguru akan mengetahui posisi kalian." Qin Guan menerima lonceng itu dengan hormat. "Terima kasih, Pendeta Lu. Kebaikanmu dan kuil ini tidak akan kulupakan."
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai mantra ngepet
Baca
+Pustaka
Mantanku, Iparku

Mantanku, Iparku

kata Nurmala. Sahara dan Miko pulang, dia juga kasihan meninggalkan Naura sejak pagi buta. "Mama udah pulang," kata Naura. "Iya, mama pulang," ucap Sahara. "Mama mau istirahat, Naura tidur sama mama yuk!" ajak Sahara. Mereka tidur bertiga lebih awal, Sahara tak boleh kecapean karena harus mengurus catering dia acara Aditia. **
4.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai mantra ngepet
Baca
+Pustaka
Sang mantan

Sang mantan

Manis, lucu, manja, dan masih tetap menggemaskan. Mohan bersiap-siap menghidupkan mesin mobilnya saat melihat Inka keluar dari rumahnya dan memanggil tukang ojek yang mangkal dekat sekitar area perumahan. Rencananya hari ini Mohan akan terus mengikuti segala aktivitas Inka satu harian penuh. Istilahnya, Mohan akan jadi PENGUNTIT Inka. Mohan meringis saat ia menyebut dirinya sendiri sebagai penguntit.
13.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 362 kali sebagai mantra ngepet
Baca
+Pustaka
Mantra Cinta Kakak Ipar

Mantra Cinta Kakak Ipar

"Yakin, Mbah. Apa pun Ina lakukan untuk mendapatkan Mas Angga." "Apa kamu siap memberikan Angga makanan kotor setiap hari?" tanya orang pintar lagi. Ina mengangguk pasti. "Baiklah, kamu sediakan saja makanan khusus untuknya, biarkan dia memakanny sendiri. Bacakan mantra ini.... Ingat, hanya dia yang boleh memakan makananmu yang telah kau beri mantra pirunduk itu. Kalau kamu berhasil, sudah bisa dipastikan dia akan tunduk padamu, dia tak akan mendengarkan siapapun selain perkataan kamu." Ia memberikan mantra pada Ina.
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai mantra ngepet
Baca
+Pustaka
Terjebak Mantra!

Terjebak Mantra!

tanyaku setelah sampai. “Eh, kamu sudah bangun?” tanya Hinia. “Rasanya akan berbeda. Mantra, hanya kami gunakan pada saat darurat.” Hanai ikut bicara. “Lho? Tadi malam memangnya darurat, kok, bisa membuat minuman dengan mantra?” “Tidak, aku hanya ingin membuat kejutan untukmu.” Jelas Hanai. “Jadi, itu hanya pembatasan diri kami saja. Bukan aturan dari sebuah mantra bahwa hanya digunakan ketika darurat.” Hinia menjelaskan dengan sangat-sangat gamblang.
1010.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 384 kali sebagai mantra ngepet
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Klan Phoenix

Kebangkitan Klan Phoenix

Mantra ini adalah mantra kuno dari Suku Devari, yang Kiran pelajari di perpustakaan di bawah bimbingan master Choo, pengetahuan yang sangat berharga. Efek sihir ini adalah mendinginkan area sekitar perapal mantra, membuat udara membeku, memberikan sedikit keunggulan. Dua gelombang kekuatan gaib dingin berwarna merah muda memenuhi arena, menyebar dengan cepat. "Lawan mereka!" Teriak Kiran memberi instruksi, suaranya tegas dan penuh perintah.
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 381 kali sebagai mantra ngepet
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status