Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
FEMININ

FEMININ

Diberikannya untuk Femi meski dengan perasaan ragu "Aku ada nih, coklat. Tapi cuman satu" Femi pun menerimanya dengan senang hati, lalu membuka kemasan permen coklat itu dan memakannya "Enak banget, beli dimana?" "Di Paris" "Warungnya Mba Paris dimana?" "Di Prancis" "Perancis? Aku belum pernah dengar" "Itu sebuah negara, diluar negeri" Femi kembali ber -Oh ria seolah mengerti dengan ucapan David.
4.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai persephone
Baca
+Pustaka
FATAMORGANA

FATAMORGANA

Pria itu mengerutkan dahi kuat-kuat tak mengerti dengan pertanyaan Melisa. "Ada yang memanggil aku, Agam," ucap Melisa sambil matanya nanar seolah mencari-cari seseorang. "Kamu ini bermimpi, Dokter. Di sini itu di dasar jurang. Dan nggak akan ada yang bisa datang ke sini kecuali orang yang sudah tahu medannya tempat ini." Dokter Melisa tersenyum kecut mendengar kata-kata Agam, si pembunuh bayaran.
108.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 245 kali sebagai persephone
Baca
+Pustaka
Penyihir Serigala

Penyihir Serigala

Dalam sekejap mata saja, suasana di sana sudah menjadi gelap gulita. Saat menunggu dengan bosan, dirinya dihampiri oleh seekor kupu-kupu cantik berwarna dan bercahaya ungu. Elisa terkesima dengan hewan penghisap nectar bunga tersebut. Ia melangkah dan mengejar kupu-kupu itu, berharap bisa menangkap dan menyentuhnya. Hingga ia tak sadar jika sejak tadi langkahnya mengikuti kemana kupu-kupu itu terbang. Langkahnya semakin lama semakin menjauh ke dalam hutan. Cahaya semakin redup saat dirinya sudah berada di antara pepohonan. Hanya cahaya dari kupu-kupu cantik itu saja yang menerangi jalannya.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai persephone
Baca
+Pustaka
I am The Real King

I am The Real King

“Kirim pengintai ke utara. Semua unit terbaik. Aku ingin laporan dalam satu jam.” Namun sebelum Gareth bergegas keluar, pintu aula terbuka keras, angin dingin menyapu masuk seperti badai kecil. Seorang gadis melangkah masuk, Pearl Celeste Sebastian, Putri klan werewolf, mantel putih tebal membungkus tubuhnya. Di tangannya, sebuah batu Amethyst besar berkilauan, berpendar lembut bagaikan jantung yang berdenyut.
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai persephone
Baca
+Pustaka
Kesendirian

Kesendirian

Tiba-tiba suara HP ku berdering dan aku angkat ternyata yang menelepon adalah sepupu/anak dari udak ku/adik laki-laki saudara papa yang di kampung dan anaknya bernama Tiur, dan tinggal di Porsea. ***** “Hai, An, apa kabar dirimu? Sudah lama kita enggak ngobrol.” “Hai, Ti, kabar ku baik-baik saja. Kamu apa kabar?” “Tentu baiklah, An. Oh, ya kamu datang ya ke pesta pernikahan ku tanggal 28 ini.” “Hmm ... Kamu secepat itu merried?” Aku merasa heran dan terkejut. “Kamu, kenapa? Sepertinya terkejut mendengarnya.”
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai persephone
Baca
+Pustaka
BLASTERIS TERKUAT

BLASTERIS TERKUAT

Pria muda itu meliriknya dengan malas. "Mati!" Perseus meraung, dan tubuhnya bersinar dalam cahaya suci. Sinar cahaya keemasan naik dari tubuhnya, membuatnya tampak seperti matahari yang memancarkan cahaya yang sangat terang. Saat berikutnya, pedang cahaya suci muncul di tangan Perseus. Dia memegang pedang ringan dan memukulnya dari atas. Dibandingkan dengan pedang raksasa Ares, pedang cahaya itu tampak seperti bayangan. Pedang ini adalah pedang yang digunakan Perseus untuk memotong kepala Ratu Medusa.
1066.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai persephone
Baca
+Pustaka
METAMORFOSA

METAMORFOSA

Permata : Typo anying. Andita S : Hayo Vita tanggung jawab bikin anak orang ngambek. V. Permata : Jangan kompir lo. V. Permata : Eh anying, typo mulu dah. Andita S : Jempol lo kegedean🤣😋
1018.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 413 kali sebagai persephone
Baca
+Pustaka
PESONA

PESONA

Seorang perempuan dewasa dengan baju piyama berwarna biru laut itu sedang tertidur di atas kasur berukuran king size. Awalnya dia tertidur dengan tenang namun tidurnya menjadi terganggu saat mimpi buruk dua belas tahu lalu kembali berputar. Bukan mimpi namun masa lalunya yang kelam. "Aku mencintaimu." "Jangan lakukan ini padaku."
1015.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 525 kali sebagai persephone
Baca
+Pustaka
Perjalanan Sang Perukiyah

Perjalanan Sang Perukiyah

Juga udara yang terasa pengap. Perlahan Ken bangkit dari posisi duduknya. Tangannya berpegangan pada batu besar yang ada di sebelahnya. Terasa dari tangannya yang dia jadikan sebagai acuan untuk mengamati benda sekitar. Karena indera penglihatannya tak menemukan apapun selain kegelapan. Langkahnya pelan namun pasti. Ken maju selangkah demi selangkah untuk mencari jalan keluar dari tempat tersebut. Namun insting Ken mengatakan jika dia berada di sebuah gua. Terasa dari suasananya.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai persephone
Baca
+Pustaka
SEQUOIA

SEQUOIA

Pucuk dicinta ulam pun tiba, sebuah mobil dengan kilapan terang memasuki halaman rumah. Tepat di depan Joi, Baskara keluar dari mobil. Tak lepas kaca mata hitam dari pandangan Joi terhadap Baskara. Fantastik! "Gimana? Lo masih mau bilang mercedes benz palsu?" Tak menghiraukan, Joi jalan mendekati mobil. Kilapannya seolah membuat Joi terjerumus pada keserakahan. Ia mengelus bagian depan mobil. Lalu beralih atensi ke Baskara. "Lo ini sebenernya siapa, sih?"
7.52.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai persephone
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status