Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pemalu di Luar, Liar di Dalam

Pemalu di Luar, Liar di Dalam

“Aku … telat. Udah 4 hari ternyata. Tadi tuh, gara-gara abis joging sama Bu Brenda. Kubilang, belakangan ini sering ngantuk …. terus dia tanya soal menstruasi. Dia bilang jangan-jangan aku hamil, karena dulu waktu dia hamil Diego, gejalanya sama!” Sekar meracau, air matanya menitik lagi, lalu menyalahkan diri. Liam menatap Sekar kian lekat. Ekspresi makin bingung mewarnai wajahnya. “Tunggu, tunggu. Salah kamu, gimana maksudnya? Aku nggak ngerti!” “Aku lagi nggak ngecek-ngecek aplikasi siklus itu dari kemarin-kemarin. Terakhir lihat itu masih infertile period. Terus … kan tiga hari lalu … we had sex dan nggak pakai apa-apa.!”
101.9K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as peri
Read
+Library
Ibu Terluka, Ibu Juga yang Menjaga

Ibu Terluka, Ibu Juga yang Menjaga

Pagi ini perutku terasa sakit. Mungkin karena periode bulanan kali, lebih deras dari biasanya. Kepala ini pusing, tubuh lemas, dan tidak ada nafsu makan. Croisan isi daging dan teh hangat yang biasanya aku lahap habis, ini hanya separoh yang masuk ke dalam perut. Suamiku tadi yang membawakan ke kamar. “Apa ini tanda aku akan menopause, ya? Kasihan kamu, Mas.”
103.1K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as peri
Read
+Library
LORO

LORO

Sampai ia memilih mengeluarkan seluruh isi tasnya lalu mengambil ponsel yang ia ketiki dengan jari bergetar. Send: Son, bisakah kamu jemput Joe hari ini? Ping: sure mira, you ok, right? Miranda tersenyum mendapati balasan yang begitu cepat dari Seth dan terus mengetik meski jari lentiknya bergetar begitupun tangannya yang memegangi ponsel. Send: tentu saja, biasalah, women thing dan perutku jadi sakit haha.... Ping: mau kubelikan obat?
9.79.9K viewsCompletedAdded to Library 318 Times as peri
Read
+Library
ABNORMAL

ABNORMAL

Karena pangkal pahanya masih berdenyut ngilu. "Pa-Papi." "Iya Baby Lian?" jawab sang suami pelan. "Hanya mandi saja kan, Papi?" Gadis itu sungguh ketakutan bahkan sekedar untuk bertanya saja. "Iya Baby, hanya mandi saja, Papi tahu kamu masih kesakitan kan, bekas pertempuran hebat kita semalam, jadi Papi akan mengijinkan Baby-ku ini untuk beristirahat, bagaimana, apa kamu senang?" ungkap sang Papi kepada sugar Baby-nya.
9.96.3K viewsOngoingAdded to Library 253 Times as peri
Read
+Library
PARALLEL

PARALLEL

Gadis itu membebat tubuh sang kekasih serapat mungkin dengan tambahan es agar bau anyir tidak terlalu menyengat hidungnya sepanjang perjalanan. “Selamat datang kembali manusia lemah,” sambut peri pendek botak dan jelek di depan pintu. “Kau pasti ke sini untuk meminta bantuanku, ‘kan?” “Diam dan mulailah bekerja!” bentak Xabi. ‘Aku harus segera menghidupkan Vasily,’ tambahnya dalam hati.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as peri
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

Speranza melempar wanita itu, lalu ia berjongkok dan dengan santainya menancapkan pisaunya pada paha wanita tersebut. Wanita itu menjerit dan memohon untuk dilepaskan. Speranza menantap pisau yang masih menancap pada paha wanita itu. Dia mencabutnya dan kembali menancapkannya pada sisi paha lainnya. Speranza berdecak. "Paha mu sangat lembek!" ejeknya. Speranza berdiri dan berjalan menuju wajah wanita tersebut. "Tolong ... Lepaskan ... Aku ...."
102.8K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as peri
Read
+Library
KURENSIA

KURENSIA

pinta Agarish “Eh, kenapa?” “Saya pengen tahu,” “Gak sibuk?” “Untuk mu gak ada yang sibuk.” “Oke deh, nanti aku kab-eh aku kan gak punya nomber Om.” Agarish mengeluarkan ponsel nya dari saku celana nya. “Ketik nomber mu,” suruh Agarish Aira menerima ponsel Agarish, dan mengetik nomornya. “Sudah.”
102.5K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as peri
Read
+Library
Haid Pertamaku

Haid Pertamaku

ucapku lirih Haid adalah azab bagi kami--budak-budak Mami Merry. Seperti layaknya menunggu sebuah kematian yang pasti datang, tetapi tidak tahu kapan. Kedatangan haid adalah pertanda jika kami siap untuk ditawarkan, di lelang dengan harga termahal. Mami Merry hanya tinggal menghubungi pelanggan kelas atas, dan mencari siapa penawar tertinggi. Lantas setelah masa haid Asmah berakhir, maka siap untuk dijual dan ditawarkan keperawanannya.
1037.8K viewsOngoingAdded to Library 1.3K Times as peri
Read
+Library
Unknown

Unknown

tanya Radit bertubi-tubi meminta jawaban. “Lebay banget si cuma pulang bareng”jawabku berusaha tenang. “Sampe jam delapan malem gue telponin lo ya nyet, masi gak aktif. Gak usah coba bohong sama gue, gak mempan tau gak”timpah Radit lagi. Gue langsung menghadapkan badan ke arah Radit. “Terus kenapa?”
2.2K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as peri
Read
+Library
DAISY

DAISY

Ia tidak tahu, kali ini harus merasa senang atau justru sedih, atau sebenarnya kombinasi dari keduanya. Beberapa menit yang lalu, Dokter wanita bersama salah satu perawat masuk ke ruangan Daisy. Senyum mereka yang terkembang membuat Daisy bertanya-tanya, mengapa? Eve yang ada di sebelahnya pun hanya diam, seperti menunggu pernyataan yang akan diucapkan oleh Dokter. “Selamat Nona Daisy, kau hamil. Usia kandunganmu sekarang sudah memasuki minggu keempat.”
105.9K viewsOngoingAdded to Library 152 Times as peri
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status