Tumbal Ketujuh Obsesi Sang Nyai
Fatih tidak punya pilihan. Demi biaya pengobatan ibunya, pemuda miskin itu menerima tawaran Bu Rosa, pemilik pabrik gula terkaya di kota, untuk menikahi Laras—putri bisunya.
Namun, malam pertama mereka menjadi awal petaka.
Di tengah malam, suara gamelan menggema dari gudang pabrik gula. Seorang wanita menari di antara aroma tebu dan darah. Fatih dibawa masuk ke istana gaib milik bangsa siluman ular.
Sejak malam itu, Fatih dinyatakan mati. Namanya bahkan telah terukir di batu nisan.
Tetapi sesuatu bangkit dalam dirinya. Tanda lahir berbentuk bulan sabit di bahunya memunculkan kekuatan yang ditakuti sekaligus diinginkan para siluman.
Dan ketika Laras akhirnya mampu berbicara, semuanya terungkap. Rahasia mengerikan di balik kesuksesan usaha ibunya. Dan Fatih bukan satu-satunya pemuda yang menjadi korban.