Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

♡ Sejak kubertemu denganmu Kau menjadikan dirimu segalanya bagiku Di pagi hari, kau adalah embun yang menyejukkan hatiku Di siang hari, kau adalah matahari yang menyinari hariku Di malam hari, kau adalah rembulan yang menerangi langkahku Terima kasih, Karena telah menjadi seseorang yang berarti dalam hidupku ♡ Puisi yang saat itu aku anggap lebay dan norak! Jadi itu Reno?
8.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai puisi untuk kakak perempuan
Baca
+Pustaka
Cinta Ipar Duda

Cinta Ipar Duda

Kemudian duduk dengan wajah tidak tenang. “Aku nggak suka, Mbak,” ucapku sambil menahan tangis. Dua mataku serasa digenangi dengan air mata. “Aku baru saja mendapatkan seorang kakak yang selama ini aku rindu. Aku sudah lama merindukan kehadiran seorang kakak perempuan yang bisa menjadi tempatku berbagi. Sekarang aku baru mendapatkannya. Ia adalah kakak kandungku sendiri yang selama ini kuanggap perempuan yang sangat baik. Bagaimana mungkin aku bisa menerima semua ucapan, Mbak?” ucapku lagi dengan wajah sedih. “Sayang, maut itu perkara Yang Kuasa. Cuma, Mbak berpesan, andai hal buruk itu terjadi. Mbak titip Mas Dion dan anak Mbak padamu. Jagalah mereka dengan baik,” tekannya lagi mengulang ka
1087.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai puisi untuk kakak perempuan
Baca
+Pustaka
Rahim untuk Anakku

Rahim untuk Anakku

Terasa singkat saat bersamamu teramat panjang kala merindumu berasa sesaat ketika menggenggammu sangatlah lama untuk menantimu ****** Tawa dan canda sepanjang perjalanan membuat semua lelah tak lagi terasa. Kadang bernyanyi bersama walau dengan suara yang tidak jelas nadanya. Yang penting happy. Sepanjang perjalanan harus melintasi perkebunan teh yang mampu menyejukkan mata dan pikiran. Beda sekali dengan penatnya kota Jakarta. Di sini masih sangat asri.
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai puisi untuk kakak perempuan
Baca
+Pustaka
Stetoskop Hati

Stetoskop Hati

“Betul sekali, terima kasih Melia dan Jensen.” Aku menerangkan sedikit materi tentang puisi dan memberikan contoh puisi dari penyair-penyair hebat di Indonesia, seperti Chairil Anwar, Khalil Gibran, dan Sapardi Djoko Damono. Mereka sangat antusias membacakan puisi-puisi yang aku tampilkan lewat layar proyektor. “Nah, sekarang kalian coba tulis puisi mau tentang ayah, ibu, atau keduanya. Waktunya tiga puluh menit. Nanti Kakak periksa hasilnya.”
9.815.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 445 kali sebagai puisi untuk kakak perempuan
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Baca Semua Ulasan
Jangan Bangunkan Singa Tidur

Jangan Bangunkan Singa Tidur

Sanggahku "Kamu ini tidak mendengarkan ucapan Ayah dengan baik, kan sudah Ayah katakan tidak semua wanita seperti itu. Intinya seperti ini, wanita itu diuji saat lelaki tidak memiliki apa-apa. Berbeda dengan lelaki, ia diuji saat memiliki segalanya." "Papaku dulu kere saat berselingkuh." Ucapku lirih
5.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai puisi untuk kakak perempuan
Baca
+Pustaka
Istri Kakakku Selalu Menangis

Istri Kakakku Selalu Menangis

Siapa yang salah dan siapa yang benar? “Oh, gitu. Siti cuma kasihan aja lihat Mbak Rena keseringan menangis. Seperti tak bahagia.” “Udahlah, kamu jangan terlalu ambil hati. Kakak kandungmu adalah Kakak, seharusnya kamu lebih percaya saudara kandung. Wanita memang sulit dipahami, intinya kamu jangan terlalu kasihan padanya.” Kak Heru berkata serius.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai puisi untuk kakak perempuan
Baca
+Pustaka
Istri Dadakan Si Tuan Muda Angkuh

Istri Dadakan Si Tuan Muda Angkuh

Sekali lagi dia mengusap pipi putrinya yang sembab dan basah. "Jangan berpikir bahwa Cya lebih beruntung darimu. Suatu hari, tanganmu mungkin saja akan ditarik pergi. Namun, saat itu terjadi, ingatlah kata-kata Ibumu ini, jadilah bunga untuk kupu-kupu, jadilah cahaya untuk gelap, jadilah bintang pada malam yang pelik, dan jadilah tawa untuk tangis. Tidak selamanya ditusuk pedang itu membunuhmu.”
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai puisi untuk kakak perempuan
Baca
+Pustaka
Istri Muda Sang Presdir

Istri Muda Sang Presdir

Dia sedikit mabuk, hingga setiap kata yang terucap di dalam hatinya adalah tulus dari dalam hati. “Kakakmu Jiwa yang memiliki gangguan jiwa itu dan istrinya, karena berkuasa mereka menginjak-nginjak martabat seorang wanita. Aku hanya berandai bagaimana kalau saat itu saudara kembarku dan bukan aku yang dibawa ke villa keluargamu, mungkin saat ini dia sedang menangis sendirian meringkuk di lantai kamar yang dingin, entah digagahi kakakmu lagi, atau dipaksa melakukan prosedur inseminasi”
1090.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai puisi untuk kakak perempuan
Baca
+Pustaka
Status Vulgar Adik Ipar

Status Vulgar Adik Ipar

Rupanya nyali anak itu menciut jika sudah di lawan. "Dan kau Mas," pandanganku kini beralih ke Mas Raka, sekilas bahkan ku lihat tanda menjijikkan di lehernya membuat emosiku kian memuncak. "Apa tak ada wanita lain di luar sana hingga adik kamu sendiri kamu gagahi, hah! Bahkan pelac*r pun lebih terhormat dari dia!" ujarku dengan napas tersengal, jantung berpacu cepat dan dada yang menyentap- nyentap hingga terasa panas. "Jaga mulutmu, wanita tua, keriput, jelek!" ujar Widya si wanita songong yang bahkan derajatnya tak lebih dari wanita murah*n di pinggir jalan.
621.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 570 kali sebagai puisi untuk kakak perempuan
Baca
+Pustaka
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Dia teringat dengan seorang sastrawan zaman kuno yang bisa menciptakan sebuah puisi dengan mudahnya dalam tujuh langkah, sehingga hari ini dia meminjam puisi sastrawan tersebut. "Daun kacang dijadikan bahan bakar di bawah panci, sedangkan kacang menangis di dalam panci. Mereka tumbuh dari akar yang sama, kenapa harus saling membunuh?" Setelah mengatakan puisi itu, Wira menoleh dan melihat semua orang. Pandangan mereka tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata, seolah-olah berpikir mengapa ada orang yang begitu berbakat di dunia ini. Penampilan Wira jelas seperti orang kasar yang hanya mengetahui beberapa huruf saja, tak disangka Wira menciptakan puisi ini.
96.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184.2K kali sebagai puisi untuk kakak perempuan
Tampilkan Ulasan (2659)
Baca
+Pustaka
Winda KD Fashion
Ceritanya bagus, penuh inspirasi tapi... saya tidak setuju Wira nikah lagi. Kasihan Wulan, selama 3 tahun menahan siksa dari Wira lahir dan batinnya. Walaupun dia tersiksa, dia gak mau ninggalkan Wira, dia selalu melayani dan memenuhi kebutuhan Wira. Wira jadi orang kaya, malah nambah istri lagi ...
Hasan Aunur Rofiq
saya sangat menyukai novel ini karena ceritanya sangat menarik dan pembaca dapat dengan mudah memahami isi novel ini tetapi sayangnya bab di dlm novel ini sangat pendek namun dengan kelebihan dan kekurangan tersebut novel ini tetap sangat layak untuk di baca dan terimakasih untuk pembuat novel ......
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status