Aku Sang Pria Pemuas
Kandi menatap kasian juga dengan si gila ini, bajunya compang camping, rambutnya awut-awutan dan badannya malah makin kurus, di bandingkan dulu saat bertemu pertama kali.
“Ahhh…enaknya rokok mahal, aku ambil semua ya, kamu kan udah tajir tuh, beli sono lagi yang baru!”
“Paman mau ngopi nggak?” tawar Kandi.
“Nggak, udah tadi, di warung sono, bekas minuman si pria kasar yang bawa-bawa pistol!” ceplos si gila cuek.
Baru saja si gila selesaii bicara, sekonyong-konyong muncul seseorang dari tempat yang agak gelap.
Bab Populer