Sistem Aura (Infinity)
Bertemu dan siap mendiskusikan rencana kelompok berikutnya.
“... lihatlah Tuan, anggota kita hanyalah sekumpulan orang-orang tidak layak—meski tidak semua, salah satunya diriku. Seorang preman, seorang mantan pemerkosa, mantan perampok bank, mantan pecandu narkoba, pedofil, orang gila, korban pelecehan seksual, non-Auranias, mantan koruptor. Belum lagi kita diolok-olok lantaran ide nyeleneh non-ketua!” Pemuda botak bermata putih mengungkapkan fakta dan problem anggota kelompok yang terlalu mendekati keburukan. Namanya, Zion De Atria.