Cinta Pengganti
“Anak EO aja sudah hampir separohnya kalau dikumpulkan semua. Atau begini, minggu depan itu kita buat acara yang intimate aja. Cuma ijab kabul, terus jarak satu atau dua minggu lagi, baru kita adain resepsi. Gimana, Ki?”
“Dua kali acara berarti?” Kiya tidak ingin mengajukan banyak permintaan pada Gilang. Bisa menggelar pesta pernikahan dengan layak saja, itu sudah sebuah kebahagiaan tersendiri bagi Kiya. “Kenapa nggak jadi satu sekalian aja, Mas. Biar repot sama capeknya sekalian.”
“Bisa!” sahut Nathan. “Pagi kita bikin acara akad dengan undangan terpilih, terus, malamnya bebas. Gimana, Lang?”