Kamu yang Kucintai
Zareen tersenyum sambil mengangguk pelan.
Obrolan mengalir begitu saja, dari hal-hal ringan hingga rencana serius mereka. Bu Septa menyampaikan pendapat kakaknya Davin, bagaimana kalau acara lamaran nanti, sekalian dengan akad nikah saja. Toh mereka tidak menginginkan pesta mewah.
Davin dan Zareen saling pandang sejenak. "Kami akan memikirkannya, Ma," jawab pria itu sambil memandang sang mama.