Pesona Pelayan Tuan Muda
Kedua sudut bibirnya yang dilapisi lipstik merah menyala perlahan-lahan terangkat, membentuk senyuman mesem-mesem yang sarat akan kepuasan ego yang teramat tinggi.
Melipat kedua tangannya di depan dada, dan mengangkat dagunya tinggi-tinggi dengan gestur yang sangat percaya diri dan angkuh.
"Tentu saja," ucap Lyra dengan nada suara yang mendadak berubah menjadi sangat sombong, seolah semua kekesalannya menguap begitu saja setelah harga dirinya dipuji.
"Johan memang sangat mencintaiku sejak dulu, Nadya. Kamu tidak tahu saja bagaimana perjuangannya dulu.