Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Calon tunanganku yang direbut adik angkatku

Calon tunanganku yang direbut adik angkatku

Hari ketika aku mengambil foto pernikahan, putri angkat di keluargaku melepas tudung pengantinku dan berkata dengan suara yang keras: "Adik, bukankah kamu putri angkat keluargaku, kenapa kamu kesini?" "Hari ini adalah hari yang aku mengambil foto pernikahan dengan Felix, sikapmu yang seperti ini bukankah akan mempermalukan Grup Setiawan?" Jika ini sebelumnya, aku pasti sudah kabur sambil menangis. Tapi kebetulan, aku sudah hidup kembali. Aku menampar wajah Maudy: "Apa hakmu untuk berbicara denganku? Siapa kamu, berani-beraninya mengambil foto pernikahan dengan Felix?" "Menurutmu apakah kamu mampu memikul tanggung jawab atas nama Grup Setiawan!"
11.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 245 kali sebagai puisi berantai 4 orang
Baca
+Pustaka
Hari Pamermu, Hari Kematianku

Hari Pamermu, Hari Kematianku

Saat Andre mengalami kebangkrutan dan dikejar oleh musuhnya, aku putus dengannya dan berkencan dengan pria kaya yang lain. Andre mengatakan bahwa dia mencintaiku, memohon agar aku bisa tetap bersamanya. Andre juga mengatakan jika dia tidak bisa hidup tanpaku. Aku menuang wiski ke arahnya dengan ekspresi mengejek sambil dipeluk oleh pria lain. "Andre, berhenti menggangguku! Aku nggak mau terus bersembunyi dan menjalani kehidupan yang miskin denganmu lagi." Andre pergi dengan sedih dan enggan. 6 tahun kemudian, dia kembali ke Jalan Wandara dan menjadi taipan keuangan di Kota Yorin. Begitu kembali, Andre membawa tunangannya untuk dipamerkan padaku. Hanya saja, Andre sama sekali tidak bisa menemukanku lagi, karena aku meninggal pada saat dia kembali.
5.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai puisi berantai 4 orang
Baca
+Pustaka
Bos Mafia Jatuh Ke Dalam Pelukan Adik Tiri

Bos Mafia Jatuh Ke Dalam Pelukan Adik Tiri

Begitu aku hamil, aku dielu-elukan sebagai perempuan paling berharga di dunia mafia. Suamiku, kepala keluarga baru Keluarga Jasman, sampai menutup satu area rumah sakit swasta khusus untuk pemeriksaan kehamilanku. Sementara ayahku, Chandra, memanggil semua koki berbintang Michelin di Kota Nordi ke kediaman keluarga, hanya agar aku bisa makan apa pun yang kuinginkan. Bayi yang kukandung ditakdirkan menjadi satu-satunya pewaris dari dua keluarga mafia paling berkuasa. Namun, pada hari ketika kami seharusnya menandatangani dokumen yang menjamin warisan anakku, mereka berdua menghilang. "Ada urusan keluarga mendesak," kata suamiku, Desta, sambil mengecup keningku. "Kita bisa selesaikan urusan warisan anak ini setelah kita kembali. Nggak perlu terburu-buru." Tak lama setelah mereka pergi, aku menerima sebuah tautan menuju siaran langsung anonim. Suara ayahku terdengar dari video itu, dingin, lebih dingin dari yang pernah kudengar sebelumnya. "Jadi kamu bilang kontrak pernikahanmu dengan Eva nggak pernah sah. Bukankah itu berarti anak itu adalah anak haram?" Vincent tampak bersantai di sebuah klub, mengembuskan cincin asap rokok. Dalam pelukannya ada saudari tiriku, Sarah. "Eva selalu mendapatkan cinta dan perhatian," ujarnya santai. "Anaknya nggak akan kekurangan apa pun." "Sarah sudah bertahun-tahun diejek karena statusnya. Aku harus memperbaiki semuanya untuknya, memberinya keadilan, memberi anak kami nama yang sah." Saat itu juga, dadaku terasa diremas. Napasku tersengal, nyaris tak bisa bernapas. Kemudian, ponselku bergetar lagi. Sebuah pesan masuk. [ Selamat datang kembali di Keluarga Gandara, ratuku. ] [ Sebut saja satu kata dan anak yang kamu kandung akan menyandang nama Keluarga Gandara serta menjadi pewaris paling berkuasa di dunia mafia Amira. ]
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai puisi berantai 4 orang
Baca
+Pustaka
Jariku Terpotong, Godfather Menangis di Penjara

Jariku Terpotong, Godfather Menangis di Penjara

Demi merebut cincin pusaka keluargaku, tunanganku, Luca memotong jariku dengan pemotong cerutu. Dengan bangganya ia menyematkan cincin itu ke jari Putri Keluarga Oller, Sophia. Luca mengejekku, “Pantaskah seorang yatim piatu sepertimu memakai pusaka Keluarga Will, simbol sang Godmother?” Sophia memamerkan cincin itu sambil berpura-pura tersenyum lembut dan berkata, “Kak, jangan marah ya. Nanti biarkan Luca menggantikanmu dengan satu jari emas, gimana?” Seluruh tamu menertawakanku, tapi aku juga ikut tertawa. Sambil menghapus air mata, aku bertepuk tangan pada Luca dan berkata, “Selamat ya, Luca.” “Dengan satu jariku, kamu menukar seluruh jalan hidup Keluarga Will.” Melihat wajahnya yang kebingungan, aku tersenyum kejam. “Kamu pikir itu hanya sekedar pusaka?” “Bukan. Itu adalah kunci tunggal untuk mengaktifkan aset triliunan atas namaku.” “Sejak cincin itu lepas dari tanganku, Keluarga Will sudah resmi memulai hitungan mundur menuju kebangkrutan.”
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai puisi berantai 4 orang
Baca
+Pustaka
Aku Menahan Bom dengan Perut Hamil, Dia Pun Menggila

Aku Menahan Bom dengan Perut Hamil, Dia Pun Menggila

Ketika Kepala Keluarga Karsa menjadi sasaran serangan bom bunuh diri. Suamiku, Daren Karsa, yang menjabat sebagai kepala pengawal, sedang membawa sekelompok pengawal untuk mengantar teman masa kecilnya, Freya Hastanta, menonton peragaan busana. Alih-alih menekan cincin sinyal darurat, aku dengan perut hamil menerjang ke arah kepala keluarga dan menahan ledakan dengan tubuhku. Di kehidupan sebelumnya, aku menekannya. Daren meninggalkan Freya dan bergegas kembali, menyelamatkan kepala keluarga, sehingga dia menjadi tangan kanan kepala keluarga. Namun, Freya marah karena Daren pergi, lalu menyeberangi jalan tol dan tertabrak mobil hingga tewas. Di permukaan Daren tidak mengatakan apa-apa, tetapi pada hari aku melahirkan, dia mengirimku ke tempat pelelangan bawah tanah. "Di sisi kepala keluarga ada begitu banyak pengawal yang melindunginya, kenapa kau justru memaksaku untuk kembali? Bukannya itu demi gengsimu sebagai istri tangan kanan kepala keluarga?" "Kalau bukan karena kau, Freya nggak akan mati. Semua penderitaan yang dia alami, harus kau bayar berkali-kali lipat!" Aku menyaksikan dengan mata kepalaku sendiri organ-organ tubuhku dilelang satu per satu, bahkan tali pusar anakku pun tidak luput. Akhirnya, aku mati karena infeksi saat pengangkatan organ. Ketika membuka mata lagi, aku kembali ke hari saat kepala keluarga diserang.
12.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 412 kali sebagai puisi berantai 4 orang
Baca
+Pustaka
Ranjang Perkawinan

Ranjang Perkawinan

"Aku nggak mau melayanimu malam ini!" Tangan itu main ditepis saja oleh Bening. "Terus saja kamu menolakku! Biar aku cari perempuan lain yang bisa melayaniku." balas Iman sengit. Baru 4 tahun berumah tangga, ranjang perkawinan milik Bening dan suaminya menjadi dingin karena tak pernah disentuh. Bening, seorang ibu rumah tangga dan pekerja. Sibuk dengan urusan rumah serta kedua putranya. Belum lagi pekerjaan yang menumpuk membuat seluruh beban bertahan di pundaknya. Sedangkan, Iman seorang pekerja keras yang ingin dilayani seperti raja. Haram baginya membantu istri karena itu akan menginjak harga dirinya. Sampai akhirnya hubungan itu merenggang.. hadirnya orang ketiga membuat pelik kehidupan rumah tangga mereka.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai puisi berantai 4 orang
Baca
+Pustaka
Detektif Zen: Rencana Paling Sempurna

Detektif Zen: Rencana Paling Sempurna

Susan S
Empat mayat pria tanpa identitas ditemukan dalam kondisi mengenaskan di empat tempat berbeda secara hampir bersamaan. Penyelidikan dilakukan. Aipda Zen Devano, seorang anggota tim identifikasi sidik jari INAFIS Polertabes dibantu istrinya yang seorang penulis fiksi kriminal terkenal, Kanaya Susan Olivia, mulai melakukan penelusuran benang merah kasus tersebut karena terindikasi pembunuhan berantai. Identitas korban satu persatu terpecahkan. Namun, penyelidikan mengalami jalan buntu karena antara satu korban dengan yang lainnya sama sekali tidak memiliki hubungan apa pun. Saat kasus tersebut tidak mengalami perkembangan dan hampir dilupakan, korban kelima ditemukan. Ini adalah kesempatan terakhir Aipda Zen untuk menangkap pelaku pembunuhan berantai tersebut sebelum dia membunuh lebih banyak lagi. Siapa sebenarnya pelaku? Apa motifnya membunuh begitu banyak laki-laki?
9.96.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai puisi berantai 4 orang
Tampilkan Ulasan (68)
Baca
+Pustaka
Ega Candra
Waduh, saya dijadikan tokoh beneran. Saya pikir Bu Susan cuma bercanda. Tahunya beneran. Hahaha. Jadi pasukan coklat. Dari biru berubah coklat. Pak Arif juga. Wahahaha. Dari polmil jadi polisi. Seru tapi ceritanya. Jangan lupa, Bu. Masukin kejadian konyol yang di lampu merah malam itu.
hassannurwahidd
Cerita yang luar biasa. Temanya menarik dan cara penyajiannya cerdas. Tidak membuat bosan dibaca. Bahasanya lentur. Penulis menceritakan kisahnya dengan baik. Sehingga mudah dimengerti dan memberikan kesan mendalam. Cerita ini sarat dengan psikologi, pembelajaran tentang dunia forensik juga.
Baca Semua Ulasan
Tujuh Tahun Menjadi Rahasia

Tujuh Tahun Menjadi Rahasia

Aku telah menjalin hubungan rahasia selama tujuh tahun bersama bos mafia Marco Hardianto. Tidak ada kontak di depan umum. Tidak ada foto bersama. Tidak ada bukti apa pun bahwa aku pernah berada di sisinya. Dia berkata, "Tunggu sampai aku cukup kuat, sampai nggak ada yang berani menyakitimu. Aku akan memberimu status resmi." Aku percaya. Sampai sehari sebelum hari jadi kami yang ketujuh, aku menemukan cincin berlian sepuluh karat di saku bagian dalam jasnya. Aku menangis bahagia. Aku pikir tujuh tahun bersabar dan bersembunyi akhirnya akan berakhir. ... Keesokan paginya, aku mengenakan gaun termahal, menyemprotkan satu-satunya botol parfum yang pernah dia berikan, dan berkali-kali berlatih tersenyum di depan cermin untuk saat menerima lamaran nanti. Tiba-tiba, berita dari dunia hiburan muncul di ponselku. [Berita Terkini: Kisah cinta tujuh tahun berakhir bahagia, influencer percintaan terpopuler Sunny Sanjaya menerima lamaran ke-100 kali dari pacarnya!] Di foto itu, sang "idola cinta" yang memiliki delapan juta pengikut sedang berjinjit, mencium seorang pria dengan bahagia. Pria itu memegangi belakang lehernya. Di punggung tangan pria itu, ada bekas luka yang sangat kuhafal di luar kepala. Itu bekas luka tusukan pisau saat Marco melindungiku.
2 DibacaTamat
Baca
+Pustaka
Di Balik Gunung, Ada Bulan yang Menunggu

Di Balik Gunung, Ada Bulan yang Menunggu

Aku, putri tunggal sang raja judi, lahir dan tumbuh di tengah darah serta intrik. Ayah demi melindungiku, membesarkan sembilan pria untuk menjadi perisai hidupku. Begitu dewasa, aku harus memilih satu di antara mereka sebagai tunanganku. Namun, tanpa ragu aku mencoret nama Dikta Maulana, meski dialah yang selama ini ada di hatiku. Karena aku masih ingat jelas… di kehidupan sebelumnya, tepat di hari pertunanganku, aku diculik musuh keluarga. Paku beracun ditancapkan menembus telapak tanganku. Dengan tubuh gemetar, aku menelepon Dikta, berharap dia menyelamatkanku. Tapi yang kudengar hanya suara dinginnya, suara yang menghancurkan seluruh harapanku. “Larisa, jangan pakai lelucon membosankan ini. Lokasimu jelas-jelas masih di kamar hotel!” “Demi mendapatkanku, kamu bahkan rela membuat drama murahan. Menjijikkan!” Lalu… tawa manja seorang wanita terdengar di ujung telepon. Air mataku jatuh, mataku terpejam penuh putus asa. Saat sangkar besi ditenggelamkan ke dasar laut, air asin yang dingin menyesakkan hidung dan mulutku. Di sanalah hidupku benar-benar berakhir. Namun ketika membuka mata kembali… aku berada di hari saat ayah memintaku memilih tunangan. Kali ini tanpa ragu, nama pertama yang kucoret adalah Dikta! Tapi di pesta pertunanganku dengan Tomi Kurniawan… Kenapa dia justru menangis, memohon agar aku menikah dengannya?
5.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai puisi berantai 4 orang
Baca
+Pustaka
Pengasuh Cantik Dan CEO Dingin

Pengasuh Cantik Dan CEO Dingin

Ary
Usai perselingkuhan kekasihnya, Elena memutuskan untuk merantau dan berakhir menjadi pengasuh seorang anak perempuan manis dari pria dingin bernama Dallen, pria yang tidak ingin menatap bahkan menyentuh putrinya sendiri. Elena seperti melihat cerminan dirinya sendiri pada balita berusia 4 tahun yang tengah diasuhnya tersebut, diabaikan oleh satu-satunya orang tua yang tersisa lantaran sang ibu telah tiada. Karenanya, Elena bertekad untuk tidak membiarkan Hannah, anak yang diasuhnya tersebut, tumbuh seperti dirinya. Ia akan sekuat tenaga mendorong ayah dan anak itu lebih dekat lagi dengan melunakkan hati si pria dingin. Namun, mampukah Elena melakukan hal tersebut padahal ia hanyalah seorang pengasuh yang dipekerjakan di rumah tersebut?
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai puisi berantai 4 orang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
3132333435
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status