DI BALIK LAMPU IBUKOTA
Bunyi sendi bergerak terdengar keras, lalu menyandarkan punggungnya ke sandaran kursi.
Nara mengangkat dagunya, mengarahkan pandangan matanya melewati celah pagar besi kos menuju kegelapan gang yang lurus. "Kalau jam segini, lo baru bisa liat aslinya."
Juna menggeser posisi duduknya, mengikuti arah pandang Nara. Motor matic hitam tanpa pelat nomor depan meluncur pelan masuk ke dalam gang, lampu utama dimatikan. Seorang pria menurunkan kedua kakinya, mendorong motornya. Motor itu berhenti tepat di depan rumah petak berpagar kayu yang berjarak tiga rumah dari kosan.