Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Ia tahu pertarungan ini bukan tentang kekuatan… tapi tentang siapa yang mampu menulis kebenaran dari dirinya sendiri. Pertarungan Dimulai Mereka tidak bertarung dengan fisik. Mereka menulis. Setiap kalimat yang ditulis mengubah dunia putih. Adrian kedua menulis, dan sebuah pedang muncul dari huruf-huruf rapi dan tegas: “Adrian yang bersih dari keraguan.” Adrian asli menulis, dan tercipta perisai dari serpihan luka: “Adrian yang pernah gagal, tapi tidak menyerah.”
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai puisi berantai 4 orang tentang perjuangan
Baca
+Pustaka
Hukum yang Tak Tertulis

Hukum yang Tak Tertulis

Ia tahu, pertempuran ini bukan hanya tentang mereka berdua, tapi untuk semua orang yang selama ini terdiam dalam ketidakadilan. Saat itu juga, ia menulis surat pendek untuk Dara: "Dara, jangan pernah menyerah. Aku yakin, kekuatan dan keberanianmu adalah cahaya yang akan membimbing kita keluar dari gelap ini. Kita berjuang bukan hanya untuk diri sendiri, tapi untuk mereka yang tak bisa bersuara." Malam itu, di luar penjara, sebuah komunitas kecil yang mendukung perjuangan mereka mengadakan doa bersama. Mereka menyatukan harapan dan doa agar kebenaran terungkap dan keadilan menang.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai puisi berantai 4 orang tentang perjuangan
Baca
+Pustaka
Berjuang Napas Kembali

Berjuang Napas Kembali

Yudi langsung mengambil risiko besar untuk menolak permintaan ini. Dia bahkan dipenjara dan disiksa tetapi tetap menolak untuk menyerah. Saat dibebaskan dari penjara, Yudi memelukku dengan mata memerah dan bersumpah kalau dia tidak akan membiarkan mataku terluka lagi. Sekarang, dia malah minta aku menyulam gaun pengantin untuk kakakku. Aku merasa putus asa, "Aku sudah tidak menyulam selama beberapa tahun. Aku tidak bisa melakukannya dengan baik. Kamu cari orang lain saja."
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai puisi berantai 4 orang tentang perjuangan
Baca
+Pustaka
Ditolak Keluarga Polisi, Dinikahi Putra Gubernur

Ditolak Keluarga Polisi, Dinikahi Putra Gubernur

Berjuang. “Berjuang!” Enam pendaki bersemangat. “Berjuang sekuat tenaga. Tetapi jangan lupa perjuangan harus pula disertai doa ...." “Uhuy!” “Rintangan.” “Rintangan!” Kompak sekali mereka ini. Sudah seperti backing vocal saja. “Rintangan sudah pasti ada. Hadapilah semua dengan tabah juga dengan kebesaran jiwa.” “Prikitiwww.”
1015.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 343 kali sebagai puisi berantai 4 orang tentang perjuangan
Baca
+Pustaka
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

Suaranya tenang namun penuh keyakinan saat ia mulai membacakan karyanya: Langit tinggi tak bertepi, Laut luas bagai tak berbatas, Hidup ini perjuangan hakiki, Tanpa ilmu kita akan terbatas. Jangan gentar melangkah maju, Meski rintangan menghadang di jalan, Ilmu bak cahaya mencapai kalbu, Membuka dunia, menyingkap awan.
1012.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 407 kali sebagai puisi berantai 4 orang tentang perjuangan
Baca
+Pustaka
Lintas Takdir dan Kutukan

Lintas Takdir dan Kutukan

“Aku berjuang karena itulah yang harus kulakukan. Aku berjuang bukan untuk menang, tetapi untuk harapan, untuk mereka yang tidak bisa melawan.” Amarta terdiam, tangan yang diangkatnya perlahan turun. Namun, kegelapan di dalam dirinya terus memancar, memaksa dirinya untuk bertindak. “Aku… aku tidak bisa berhenti,” katanya pelan, suaranya penuh dengan penderitaan. --- Pengorbanan di Tengah Pertempuran
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai puisi berantai 4 orang tentang perjuangan
Baca
+Pustaka
Handa

Handa

Handa dan Satria menyatukan dahi mereka sambil mengatur nafas. "Wong yen lagi gandrung Ra peduli mbledose gunung Wong yen lagi naksir Ra peduli yen perang nuklir Nadyan lagi bokek Direwangi nrethek-nrethek Jarene wes jodho Opo-opo duwek'e wong loro Wong yen lagi kepikat Ra peduli ndonya kiamat Wong yen lagi nyenengi Ra peduli lagi inflasi Nadyan ra duwe duwet
1034.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai puisi berantai 4 orang tentang perjuangan
Baca
+Pustaka
Impian Keluarga Bahagia

Impian Keluarga Bahagia

Cling, cling, cling! Pedang saling berbenturan dan mengeluarkan serangkaian suara yang bising. Sementara itu, benturan itu juga membawa campuran bunga api dari energi kedua bilah itu. Sebanyak sembilan sosok tengah berjuang diantara dinding yang runtuh dan puing-puing bangunan. Kedelapan pendekar pedang itu membentuk sebuah formasi, di mana empat orang telah ditugaskan untuk menyerang, sedangkan empat yang terakhir bertahan. Jadi itu adalah formasi yang sangat mulus.
8.81.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38.9K kali sebagai puisi berantai 4 orang tentang perjuangan
Tampilkan Ulasan (275)
Baca
+Pustaka
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Baca Semua Ulasan
SETELAH AKU HANCUR AKU MEMILIH HIDUP DAN MENCINTAI LAGI

SETELAH AKU HANCUR AKU MEMILIH HIDUP DAN MENCINTAI LAGI

Karena setiap dari mereka, adalah orang-orang yang berdiri saat aku nyaris tak bisa lagi berdiri sendiri. Untuk Sarah, aku membungkus dua lilin aromaterapi buatan tangan dan mug kecil bertuliskan “Writer's Fuel.” Karena aku tahu, dia masih setia menulis di blognya tentang isu-isu perempuan, ketidakadilan sistemik, dan puisi yang menyayat. Untuk Rina, sabun handmade dari toko lokal yang wangi lavender dan buku puisi cetakan indie. Karena dia selalu bilang, “Hidup tuh kayak puisi yang kadang absurd tapi harus tetap dibaca sampai selesai.”
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai puisi berantai 4 orang tentang perjuangan
Baca
+Pustaka
Malam Pertama Sang Istri Kontrak

Malam Pertama Sang Istri Kontrak

Tidak ada yang menyerah, meski tubuh mereka hancur. Arka berjalan mengitari ruangan, memandangi satu per satu wajah. “Kalian tahu apa yang kita hadapi. Tidak ada jaminan kita kembali hidup. Tapi ingat, kita tidak berjuang untuk diri kita. Kita berjuang untuk orang-orang yang nama mereka ada di daftar itu. Anak-anak, istri, keluarga. Kalau kita gagal, mereka hancur. Kalau kita berhasil, mungkin kita mati… tapi mereka hidup dengan nama bersih.” Suaranya bergetar, namun penuh kekuatan.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai puisi berantai 4 orang tentang perjuangan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status