Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kali ini, Kita Tak Terpisahkan

Kali ini, Kita Tak Terpisahkan

Bobby juga mengeluarkan gelang Tabet lainnya. Dia mengenakan gelang Tabetnya, lalu mengeluarkan puisi cinta yang ditulisnya untuknya bertahun-tahun yang lalu. [Aku bersedia berubah menjadi jembatan batu, ditiup angin selama lima ratus tahun, terkena hujan selama lima ratus tahun, terkena sinar matahari selama lima ratus tahun, hanya untuk membiarkanmu berjalan melintasi jembatan di kehidupan selanjutnya.]
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai puisi berantai 4 orang pendek
Baca
+Pustaka
Dicintai Dengan Ugal-ugalan

Dicintai Dengan Ugal-ugalan

Putaran kedua. Rendra: "9 bambu." Lirea: "Hu, gantung tunggal!" Putaran ketiga. Rendra: "Papan putih!" Lirea: "Hu, gantung tunggal." Putaran keempat. Rendra memandang Lirea dan berkata, "Aku akan memainkan kartu keempat kali ini, dan aku ingin melihat bagaimana kamu bisa menggantungnya sendiri! 30000."
107.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai puisi berantai 4 orang pendek
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku

Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku

Tak lama kemudian, Gino memandang ke arah empat rekannya, lalu mengeluarkan lolongan histeris yang membuat udara bergetar, "Formasi Lima Bintang Berantai!" Keempat orang itu sontak terhenyak. Tatapan mereka penuh keraguan dan ketidakpastian ketika melihat ke arah Gino. Meskipun sempat bimbang, mereka hanya ragu sekejap, lalu tubuh mereka serentak berubah menjadi cahaya dan meluncur ke arah Gino untuk menyatu dalam formasi. Dalam sekejap dengan Gino sebagai pusat, kelima orang itu menyusun sebuah formasi berbentuk bintang lima yang bersinar terang.
9.51.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21.3K kali sebagai puisi berantai 4 orang pendek
Tampilkan Ulasan (92)
Baca
+Pustaka
Raden Arya
saya do'akan penulis novel ini diberikan kesejahteraan dan kelancaran dalam hidupnya, juga kepada para pembaca setia. izin promosi ya kak... bagi yang suka novel dengan alur mafia dan balas dendam. yuk mampir ke novel Balas Dendam Putra Mafia Terkuat. terimakasih...
Adelia
izin promosi cerita kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Baca Semua Ulasan
Bunga Perang Shogun Tokugawa

Bunga Perang Shogun Tokugawa

Tiba giliran kertas milik Kiyoko, pemuda tersenyum membaca puisi yang ditulis oleh gadis itu. Sebuah puisi yang sepertinya ditujukan untuk seorang yang tidak mampu ia gapai. Sebuah cinta dalam diam yang belum sempat terungkapkan, namun telah kandas terlebih dahulu. Begitu yang Andrew tangkap dari puisi milik Kiyoko. Susunan katanya rapi, dan bahasanya menggunakan bahasa literasi yang tinggi.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai puisi berantai 4 orang pendek
Baca
+Pustaka
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

Tak ada yang bicara soal benteng. Yang mereka lakukan adalah… duduk bersama, menyalakan api kecil, dan menulis satu kalimat baru, yang ditaruh di tengah lingkaran: "Jika kau datang dengan rasa takut, kami tak akan menambahnya. Jika kau datang dengan marah, kami tak akan membalas. Tapi jika kau datang untuk menghancurkan— kau akan tahu bahwa yang tumbuh perlahan…
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai puisi berantai 4 orang pendek
Baca
+Pustaka
Alisya

Alisya

Semaksimalnya untuk hasil terbaik. Denganmu, kami bisa melihat Dengan adamu, kami bisa membaca Dengan hadirmu, kami bisa berjuang Dengan sapaanmu, kami terhindar dari kegelapan LAMPU Puisi yang ditulis Aiys di rangkaian yang ia gambar. "TEEEEEEEETTTTTTT," bunyi bel dengan menandakan telah usai sesi dua. Juna, Aiys, dan Tasya segera mengangkat tangan dan kemudian mengemas barang-barang mereka. Sebelum beranjak mereka sempatkan berfoto dulu dan memfoto hasil karyanya.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai puisi berantai 4 orang pendek
Baca
+Pustaka
Si Lesung Pipi

Si Lesung Pipi

Adam masih tetap mengangguk. “Kereeennn...walaupun aku enggak tahu makna yang sebenarnya tapi kakak hebat banget bisa bikin puisi ga nyampe 30 menit kaya gini” Andrewi membolak-balikkan beberapa kertas berisi beberapa puisi “Aku boleh liat puisi-puisi kakak yang lain, ga?” “No...no...no. Tidak boleh. Sama sekali” “Oh...iya. Sorry, kak” Andrewi mengangguk menyesal telah kembali memancing nada kencang tegas Adam. Adam ikut-ikutan menyesal. Tidak seharusnya dia berlebihan meneriaki Andrewi.
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246 kali sebagai puisi berantai 4 orang pendek
Baca
+Pustaka
PEWARIS SAH

PEWARIS SAH

Mereka memiliki lima anggota, sayangnya satu anggota mereka adalah orang sibuk yang tidak memiliki waktu untuk berjalan-jalan seperti mereka. Cana mengangkat tangan kanannya dan membaca sebuah kata, setelah itu muncul gerbang yang menjulang tinggi di depan mereka. Ada sebuah tulisan sora di gerbang itu. Cana mendorong gerbang dan terlihat pemandangan indah di depan. Pohon-pohon yang mereka sebut poha menjulang tinggi di setiap jalan. Pohon itu lebih tinggi dari pohon di tempat tadi.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai puisi berantai 4 orang pendek
Baca
+Pustaka
Qolbu Quddus

Qolbu Quddus

Di napas yang tersisa Sayup terucap doa 'Ku takkan hidup selamanya Namun tak pernah siap berpisah Lekas pulih…. Lekas pulih…. Lekas pulih…. Kita…. Lekas pulih…. Lekas pulih…. Lekas pulih…. Kita…. Lekas pulih…. Lekas pulih…. Lekas pulih…. Kita…. Kita…. Kita….
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai puisi berantai 4 orang pendek
Baca
+Pustaka
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

ASMARADHANA Berpuluh purnama tereguk hampa Atma membatu hilang gelora Bunga mekar tanpa kumbang Tetes hujan menguap sebelum rintik menghujam Deru mengering terkikis prahara Frigid ku dibuatnya Tempias rindu setia menunggu Kapan kau jejak madu asmara Padamu kutuntas debar jiwa Terpendam asa bergolak manja Pada kuncup-kuncup mawar di taman titip bahagia Haru mendera Padamu belahan jiwa Panjat doaku sepanjang masa ____________________ Terima kasih sudah membaca ;)
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai puisi berantai 4 orang pendek
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status