Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pewaris Tunggal

Pewaris Tunggal

Radin terpaksa menahan hati dan mengikuti langkah 3 santriwati ini yang kembali ke mes mereka di Ponpes Raudhatul Jannah. Di sebuah tikungan yang ada pos ronda, dari kejauhan Radin melihat ada 4 pemuda naik dua buah motor, terlihat menghalang-halangi langkah ke 3 santriwati ini, agaknya mereka 4 preman kampung yang biasa nongkrong di pos itu. Radin tetap berjalan mendekat ke arah ini dan melihat ke 4 nya secara kurang ajar berani menowel-nowel badan ke 3 santriwati ini, hingga ke 3 nya terlihat ketakutan.
9.9342.4K viewsCompletedAdded to Library 6.8K Times as puisi berantai 4 orang santri
Show Reviews (22)
Read
+Library
Kalyla Bailusy
sangat respeck dengan alur ceritanya, terlepA dari soal cerita pwrcintaan banyak hal positifvyang dapat dijadikan pelajaran pada prunsionya sangat care dengan ini, moga kelanjutnya segera myngkin terima kasih.
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Read All Reviews
menjadi yang kedua

menjadi yang kedua

Itulah kata kata yang sering beliau katakan untuk menyemangati para santri. Sedangkan, santri santri yang tergolong dari kalangan menengah ke bawah dalam hal kedisplinan dan kerajinan, mereka baru saja memilih untuk antri wudhu, sambil sesekali menguap karena masih ngantuk. Tapi tak banyak dari antara mereka lebih memilih juga menaikkan selimut dan kembali tertidur. Dan ini salah satu petugas pengurus pesantren untuk membangunkan mereka satu persatu.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as puisi berantai 4 orang santri
Read
+Library
Hadiah Madu Untuk Suamiku

Hadiah Madu Untuk Suamiku

seru Pakde yang sudah datang ke mushalla. “Tunggu. Siapkan sesuatu untuk yang keluar dari mulut mereka!” meminta pengurus untuk siaga. “Baik Ustadz,” salah satu pengurus pun bergegas menyiapkan. Sepuluh santri telah diminumkan air rendaman tersebut secara bergantian. Beberapa detik kemudian... “Huuuuueeeeeek!!!” “Huek!” “Huuuek!” Lima diantara sepuluh santriwati yang meminum air tersebut memuntahkan darah segar dari mulutnya.
1010.4K viewsCompletedAdded to Library 227 Times as puisi berantai 4 orang santri
Read
+Library
Mendadak Dinikahi Direktur Syar'i

Mendadak Dinikahi Direktur Syar'i

Namun, dengan cara yang lebih bersih dan elegan. “Mbak, kita ini lagi mau sowan Abah. Jadi, simpan kata-kata Mbak yang nggak penting itu.” Salwa mendelik tajam, tapi gegas ia tahan saat mendengar suara langkah kaki. ‘Dia ini lemah. Bagaimana bisa dia tetap berani berdiri?’ Lalaran dari para santri turut serta terdengar serempak, dipadu dengan ketukan curigen ala anak pondok. Menciptakan atmosfer damai yang menyingkap perbincangan tegang di antara mereka.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 127 Times as puisi berantai 4 orang santri
Read
+Library
Pesan Rindu Dari Ma'had

Pesan Rindu Dari Ma'had

Cocok jadi mantu idaman. Lagi-lagi para santri bertepuk tangan, memang paling mudah membuat bahagia para santri. Rey sengaja mensensor nama agar tidak membuat heboh, walaupun usil dia tetap menjaga akhlaknya dan tau batasan. "Lanjut nggak nih?" tanya Rey. "lanjuuuut!!" jawab para santri serempak, mereka malah tambah semangat gara-gara Rey jadi hilang ngantuknya.
9.823.6K viewsOngoingAdded to Library 827 Times as puisi berantai 4 orang santri
Read
+Library
Pembalasan Istri Yang Teraniaya

Pembalasan Istri Yang Teraniaya

Melihat hal itu, spontan para santri turut mengangkat kedua tangannya, mereka mengucapkan kata,"Aamiin...Aamiin....Aamiin...," Mereka berkata secara serempak. Setelah usai dibacakan, mereka tampak lemah, bahkan diantara mereka ada yang kesurupan, melihat hal tersebut Kyai Hasanuddin menyuruh santrinya yang mampu meruqiyah untuk mendoakannya. "Kamu, tolong panggil ustadz Ari dan muridnya, suruh mereka di ruqiyah yah," Seorang pemuda sekitar 17 tahun menganggukan kepala lalu berlari ke gedung.
106.3K viewsOngoingAdded to Library 209 Times as puisi berantai 4 orang santri
Read
+Library
Kau yang Diantaranya

Kau yang Diantaranya

Aku ingin bilang dengan tegas, "TIDAK!" Byurrr! "Si Naya ini harus dirukiyah!" Jerit seorang gadis hiteris, setelah ia menyiram tubuh gadis bernama Nayanika itu dengan sengaja di kamar mandi putri. Melihat hal tersebut seorang santri putri lekas berlari menuju seorang santri putri senior dan menceritakan apa yang baru saja terjadi, tidak tinggal diam mereka lekas menuju tempat kejadian. Sementara si gadis yang menyiram Naya malah menangis, dia masih juga mengatakan hal-hal yang membuat orang-orang jadi merasa risih.
8.55.6K viewsCompletedAdded to Library 212 Times as puisi berantai 4 orang santri
Read
+Library
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Dini banjir tepuk tangan yang sangat meriah. Penampilan yang terakhir, di tutup dengan pembacaan puisi berantai oleh Fatiya, Puput dan Laura. Perwakilan kamar dua ratus tujuh belas. Gerak tubuh, mimik muka dan pembawaannya yang gokil, bikin mahasantri lantai tiga saling lempar tawa. Kuli Bangunan, Penjual Burung, dan Pemuja Wanita Kuli Bangunan : Aku adalah seorang kuli bangunan...
104.6K viewsCompletedAdded to Library 150 Times as puisi berantai 4 orang santri
Read
+Library
Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Di atas kertas, sebuah puisi yang ditulis dengan aksara rumput liar terpampang jelas. Ketika Mardi, Haidar, dan yang lainnya kembali sadar dan membaca isi puisinya, wajah mereka perlahan memerah, dipenuhi rasa malu dan marah. [ Memuji Jarum ] [ Seratus kali tempa, jadilah sebatang jarum, ] [ Terbalik terguling, menari di atas kain. ] [ Mata seolah-olah tumbuh di bagian belakang, ]
10273.7K viewsCompletedAdded to Library 10.1K Times as puisi berantai 4 orang santri
Read
+Library
AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

Selang 15 menit perjalanan dari rumah aku sudah sampai di toilet kosong tempat di sekapnya antek antek Satria berjumlah empat murid. "Huu huuu huu mengapa kalian menyekap kami? Apa salah kami? Tolong lepaskan kami!" ucap antek Satria bernama Emi sembari menangis dengan matanya di tutup kain oleh Bee. Terlihat dari name tagnya. Begitupula dengan yang lainnya, mereka menangis hahahahaha. Saat mereka ngebully sesama murid kenapa tidak menangis ya?
1038.6K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as puisi berantai 4 orang santri
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status